KORELASI HANGSENG SESI I
TARGET : UP 13712
Friday, 28 November 2008
Thursday, 27 November 2008
Wednesday, 26 November 2008
Korelasi 26 November 2008
KORELASI HANGSENG SESI I
TARGET :
# UP 13154 ( KONTRAK LAMA )
# UP 13148 ( KONTRAK BARU )
TARGET :
# UP 13154 ( KONTRAK LAMA )
# UP 13148 ( KONTRAK BARU )

Tuesday, 25 November 2008
Monday, 24 November 2008
Friday, 21 November 2008
Thursday, 20 November 2008
Wednesday, 19 November 2008
Tuesday, 18 November 2008
Monday, 17 November 2008
Friday, 14 November 2008
Thursday, 13 November 2008
Wednesday, 12 November 2008
Tuesday, 11 November 2008
Monday, 10 November 2008
Friday, 7 November 2008
Thursday, 6 November 2008
Pasar Jatuh Akibat Kekhawatiran Resesi Global
Ditengah gegap gempita masayarakat AS merayakan kemenangan Barack Obama terpilih sebagai Presiden AS, pelaku pasar khawatir dengan resesi dengan banyaknya sentiment negative dari berita-berita ekonomi. Terpilihnya Obama disisi lain diharapkan memberikan jalan keluar bagi kondisi ekonomi AS yang terpuruk saat ini. Pasar bergerak fluktuatif dan Dow Jones sendiri terkoreksi hampir 500 poin. Hampir semua bursa utama terkoreksi 5 persen.
Pasar sendiri berharap akan terjadi penguatan lagi dimana seperti indek S & P sendiri telah menguat sebesar 18 persen dalam enam sesi perdagangan terakhir. Namun para investor nampaknya masih ragu dengan kondisi ekonomi saat ini dan sekali lagi mereka melakukan aksi dumping, denga volume perdagangan kecil yang membantu pasar bergerak . Pelaku pasar menyadari bahwa resesi saat ini bisa terjadi dlam jangka waktu yang lebih lama.Kekhawatiran akan kondisi ekonomi global semakin nyata saat pihak Goldman Sachs Group Inc. menyatakan akan ada 3,200 pekerja sektor keuangan global yang telah kehilangan pekerjaannya akibat dipangkasnya investasi perbankan sebesar 10 persen. Bulan lalu, pihak Goldman hanya memperkirakan pemangkasan sebesar 8 persen, sementara Citigrup malahan 14 persen.Sektor komoditi tertekan setelah ArcelorMittal menyatakan akan memangkas produksinya. Sahamnya sendiri terkoreksi 21.5 percent.Meski kemenangan Obama di harapkan pasar, namun para investor masih khawatir ekonomi AS masih lemah dan berharap Obama dan pemerintahnya mampu berbuat untuk memperbaiki kondisi saat ini. Pelaku pasar menanti siapa yang akan di tunjuk sebagai menteri keuangan nantinya. Dengan angka pengangguran yang terus meningkat, pelaku pasar khawatir kondisi ini akan memperparah ekonomi mereka. Dijadwalkan Jumat besok, Departemen Tenaga Kerja akan memaparkan data upah pekerja bulan Oktober dimana diperkirakan akan terjadi pengurangan sebesar 200.000 pekerja.Indek DJIA terkoreksi 486.01, atau 5.05 percent, kelevel 9,139.27. Indek S&P 500 jatuh 52.98, atau 5.27 percent, ke level 952.77. Indek Nasdaq jatuh 98.48, atau 5.53 percent ke level 1,681.64.
Pasar sendiri berharap akan terjadi penguatan lagi dimana seperti indek S & P sendiri telah menguat sebesar 18 persen dalam enam sesi perdagangan terakhir. Namun para investor nampaknya masih ragu dengan kondisi ekonomi saat ini dan sekali lagi mereka melakukan aksi dumping, denga volume perdagangan kecil yang membantu pasar bergerak . Pelaku pasar menyadari bahwa resesi saat ini bisa terjadi dlam jangka waktu yang lebih lama.Kekhawatiran akan kondisi ekonomi global semakin nyata saat pihak Goldman Sachs Group Inc. menyatakan akan ada 3,200 pekerja sektor keuangan global yang telah kehilangan pekerjaannya akibat dipangkasnya investasi perbankan sebesar 10 persen. Bulan lalu, pihak Goldman hanya memperkirakan pemangkasan sebesar 8 persen, sementara Citigrup malahan 14 persen.Sektor komoditi tertekan setelah ArcelorMittal menyatakan akan memangkas produksinya. Sahamnya sendiri terkoreksi 21.5 percent.Meski kemenangan Obama di harapkan pasar, namun para investor masih khawatir ekonomi AS masih lemah dan berharap Obama dan pemerintahnya mampu berbuat untuk memperbaiki kondisi saat ini. Pelaku pasar menanti siapa yang akan di tunjuk sebagai menteri keuangan nantinya. Dengan angka pengangguran yang terus meningkat, pelaku pasar khawatir kondisi ini akan memperparah ekonomi mereka. Dijadwalkan Jumat besok, Departemen Tenaga Kerja akan memaparkan data upah pekerja bulan Oktober dimana diperkirakan akan terjadi pengurangan sebesar 200.000 pekerja.Indek DJIA terkoreksi 486.01, atau 5.05 percent, kelevel 9,139.27. Indek S&P 500 jatuh 52.98, atau 5.27 percent, ke level 952.77. Indek Nasdaq jatuh 98.48, atau 5.53 percent ke level 1,681.64.
Wednesday, 5 November 2008
Bursa HK Dibuka Menguat Tajam
(Hangseng Zone) - Saham-saham Hong Kong dibuka menguat tajam setelah Wall Street menguat dibarengi bursa-bursa regional.Saham-saham unggulan mengikuti penguatan ADRs nya di NY, sementara saham komoditas menguat menyusul melonjaknya harga minyak mentah semalam.PCCW melonjak lebih dari 33% setelah para pemegang saham utama Pacific Century Regional Developments (PCRD) dan China Network Communications (Netcom) menawarkan untuk membeli mayoritas saham PCCW pada harga HK$4,2 per saham.Indeks Hang Seng dibuka menguat 661,19 poin atau 4,6% pada 15.045,53. Hang Seng China Enterprises Index melonjak 396,58 poin atau 5,78% menjadi 7.257,46.PCCW dibuka menguat HK$0,98 atau 33,8% pada 3,88. CNOOC dibuka menguat HK$0,62 atau 9,92% menjadi 6,87 dan PetroChina menguat HK$0,49 atau 8,45% pada 6,29.China Shenhua melonjak HK$1,32 atau 8,96% menjadi 16,06 dan Chalco menguat HK$0,28 atau 10,2% pada 3,23.HSBC menguat HK$3,4 atau 3,67% pada 96, China Mobile menguat HK$3,0 atau 4,2% pada74,4, China Life menguat HK$1,0 atau 4,82% pada 21,75 dan Hong Exchanges menguat HK$4,95 atau 6,42 pada 82,0.
Tuesday, 4 November 2008
Monday, 3 November 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)








