Thursday, 11 December 2008

KORELASI HANGSENG

Untuk Informasi Korelasi Hangseng setiap harinya, anda dapat menghubungi :

LIEM SIGIT

HP. 081325558899 / 024- 70382225

Tuesday, 9 December 2008

Friday, 5 December 2008

Thursday, 4 December 2008

Tuesday, 2 December 2008

Monday, 1 December 2008

Friday, 28 November 2008

Thursday, 27 November 2008

Wednesday, 26 November 2008

Korelasi 26 November 2008

KORELASI HANGSENG SESI I

TARGET :
# UP 13154 ( KONTRAK LAMA )
# UP 13148 ( KONTRAK BARU )

Tuesday, 25 November 2008

Monday, 24 November 2008

Friday, 21 November 2008

Thursday, 20 November 2008

Wednesday, 19 November 2008

Tuesday, 18 November 2008

Monday, 17 November 2008

Friday, 14 November 2008

Thursday, 13 November 2008

Wednesday, 12 November 2008

Tuesday, 11 November 2008

Monday, 10 November 2008

Friday, 7 November 2008

Thursday, 6 November 2008

Pasar Jatuh Akibat Kekhawatiran Resesi Global

Ditengah gegap gempita masayarakat AS merayakan kemenangan Barack Obama terpilih sebagai Presiden AS, pelaku pasar khawatir dengan resesi dengan banyaknya sentiment negative dari berita-berita ekonomi. Terpilihnya Obama disisi lain diharapkan memberikan jalan keluar bagi kondisi ekonomi AS yang terpuruk saat ini. Pasar bergerak fluktuatif dan Dow Jones sendiri terkoreksi hampir 500 poin. Hampir semua bursa utama terkoreksi 5 persen.
Pasar sendiri berharap akan terjadi penguatan lagi dimana seperti indek S & P sendiri telah menguat sebesar 18 persen dalam enam sesi perdagangan terakhir. Namun para investor nampaknya masih ragu dengan kondisi ekonomi saat ini dan sekali lagi mereka melakukan aksi dumping, denga volume perdagangan kecil yang membantu pasar bergerak . Pelaku pasar menyadari bahwa resesi saat ini bisa terjadi dlam jangka waktu yang lebih lama.Kekhawatiran akan kondisi ekonomi global semakin nyata saat pihak Goldman Sachs Group Inc. menyatakan akan ada 3,200 pekerja sektor keuangan global yang telah kehilangan pekerjaannya akibat dipangkasnya investasi perbankan sebesar 10 persen. Bulan lalu, pihak Goldman hanya memperkirakan pemangkasan sebesar 8 persen, sementara Citigrup malahan 14 persen.Sektor komoditi tertekan setelah ArcelorMittal menyatakan akan memangkas produksinya. Sahamnya sendiri terkoreksi 21.5 percent.Meski kemenangan Obama di harapkan pasar, namun para investor masih khawatir ekonomi AS masih lemah dan berharap Obama dan pemerintahnya mampu berbuat untuk memperbaiki kondisi saat ini. Pelaku pasar menanti siapa yang akan di tunjuk sebagai menteri keuangan nantinya. Dengan angka pengangguran yang terus meningkat, pelaku pasar khawatir kondisi ini akan memperparah ekonomi mereka. Dijadwalkan Jumat besok, Departemen Tenaga Kerja akan memaparkan data upah pekerja bulan Oktober dimana diperkirakan akan terjadi pengurangan sebesar 200.000 pekerja.Indek DJIA terkoreksi 486.01, atau 5.05 percent, kelevel 9,139.27. Indek S&P 500 jatuh 52.98, atau 5.27 percent, ke level 952.77. Indek Nasdaq jatuh 98.48, atau 5.53 percent ke level 1,681.64.

Korelasi 6 November 2008

KORELASI HANGSENG SESI I

TARGET : DOWN 14062

Wednesday, 5 November 2008

Bursa HK Dibuka Menguat Tajam

(Hangseng Zone) - Saham-saham Hong Kong dibuka menguat tajam setelah Wall Street menguat dibarengi bursa-bursa regional.Saham-saham unggulan mengikuti penguatan ADRs nya di NY, sementara saham komoditas menguat menyusul melonjaknya harga minyak mentah semalam.PCCW melonjak lebih dari 33% setelah para pemegang saham utama Pacific Century Regional Developments (PCRD) dan China Network Communications (Netcom) menawarkan untuk membeli mayoritas saham PCCW pada harga HK$4,2 per saham.Indeks Hang Seng dibuka menguat 661,19 poin atau 4,6% pada 15.045,53. Hang Seng China Enterprises Index melonjak 396,58 poin atau 5,78% menjadi 7.257,46.PCCW dibuka menguat HK$0,98 atau 33,8% pada 3,88. CNOOC dibuka menguat HK$0,62 atau 9,92% menjadi 6,87 dan PetroChina menguat HK$0,49 atau 8,45% pada 6,29.China Shenhua melonjak HK$1,32 atau 8,96% menjadi 16,06 dan Chalco menguat HK$0,28 atau 10,2% pada 3,23.HSBC menguat HK$3,4 atau 3,67% pada 96, China Mobile menguat HK$3,0 atau 4,2% pada74,4, China Life menguat HK$1,0 atau 4,82% pada 21,75 dan Hong Exchanges menguat HK$4,95 atau 6,42 pada 82,0.

Korelasi 5 November 2008

KORELASI HANGSENG SESI I

TARGET : UP 14848


Tuesday, 4 November 2008

Monday, 3 November 2008

Friday, 31 October 2008

Thursday, 30 October 2008

Wednesday, 29 October 2008

Tuesday, 28 October 2008

Monday, 27 October 2008

Thursday, 23 October 2008

Wednesday, 22 October 2008

Tuesday, 21 October 2008

Monday, 20 October 2008

Friday, 17 October 2008

Thursday, 16 October 2008

Wednesday, 15 October 2008

Tuesday, 14 October 2008

Monday, 13 October 2008

Friday, 10 October 2008

Hangseng Diyakini Terkoreksi Ke 1400an

( Hangseng Zone) - Bursa Hong Kong pagi ini diperkirakan akan mengikuti rontoknya bursa-bursa lain Asia yang sudah buka. Jatuhnya Indek Nikkei dan Kospi diatas ribuan poin sebagai efek domino luluhnya Wall Street tadi malam. Kisaran koreksi ribuan akan terjadi di Indek Hanseng pagi ini. Panic selling akan mewarnai perdagangan sejak awal.
Pada perdagangan tadi malam, Indek Dow Jones Industrial untuk pertama kalinya dalam lima tahun ini di tutup dibawah 9000 pada level 8600, terkoreksi hampir 40 persen dari level tertingginya sepanjang masa setahun lalu. Indek Nasdaq dan S & P setali tiga uang, mereka juag terkoreksi lebih dari 7 persen.
Dilain pihak, koreksi harga minyak ke $ 85, terendah dalam setahun ini, menjadi diskripsi kondisi ekonomi global dimana kebutuhan minyak mengalami penurunan. Sampai-sampai OPEC dijadwalkan akan mengadakan sidang darurat di Austria tangal 16 Noovember ini. Untuk meredam jatuhnya harga minyak, kemungkinan OPEC akan mengurangi kapasitas produksinya. Sektor perbankan masih akan tertekan, menyusul sector property dan perkapalan. Ketiga sector ini akan tertekan akibat kontraksi pasar saat ini.Koreksi diatas 1000 point kemungkinan akan terjadi pada perdagangan hari ini. Indek Hangseng terakhir berada di bawah level 15,000 adalah Januari 2006.
Sementara itu, sekretaris keuangan Hong Kong, John Tsang menghimbau masyarakat Hong Kong agar bersatu padu untuk menghadapi badai keuangan saat ini.
Pada perdagangan kemarin, Indek Hangseng rebound sekitar 3 persen dari koreksi sebelumnya yang mencapai 13-percent. Rebound pasar di dukung dengan pemangkasan suku bunga yang dilakukan bank-bank sentral dunia. Kebijaksanaan Beijing yang pro pasar juga mendukung kenaikan pasar Hongkong.
Saham yang perlu di cermati adalah Citigroup.

Korelasi 10 Oktober 2008

KORELASI HANGSENG SESI I

TARGET : DOWN 14679

Thursday, 9 October 2008

Wednesday, 8 October 2008

Monday, 6 October 2008

Monday, 29 September 2008

Friday, 26 September 2008

Thursday, 25 September 2008

Wednesday, 24 September 2008

Tuesday, 23 September 2008

Monday, 22 September 2008

Korelasi 22 September 2008

Target Korelasi : UP 19767
Open : 19919
Saran Transaksi : Ambil SELL kisaran angka 19900 an.

Friday, 19 September 2008

Korelasi 19 September 2008

Target Korelasi : UP 18413
Open : 18523
Saran transaksi : Ambil SELL di kisaran 18800 an.

Thursday, 18 September 2008

Krisis Keuangan Amerika masih terus berlanjut dan "memakan korban".

Krisis keuangan Amerika yang terjadi masih menjadi fokus utama pergerakan dolar dan bursa Wallstreet malam ini, Kekhawatiran akan terjadinya efek domino terhadap keterpurukan beberapa perusahaan diAmerika sepertinya mulai dirasakan saat ini, dimulai dari Fannie Mae, Freddie Mac, Merrill Lynch, AIG dan yang terakhir yang mengalami kebangkrutan Lehman Brothers Holdings. Sepertinya krisis keuangan Amerika saat ini akan kembali "memakan korban" yaitu Morgan Stanley setelah dilaporkan turun 14% menjadi 24.50 dolar dengan kerugian sebesar 1,425 miliar dolar maka tidak menutup kemungkinan Morgan Stanley juga akan mengalami hal yang sama seperti Lehman Brothers. Beberapa spekulan juga berasumsi bahwa krisis ini akan terus berlanjut sampai akhir tahun dan sampai saat ini para investor cenderung menunggu bagaimana langkah berikutnya yang akan ditempuh dalam menyelesaikan krisis keuangan yang terjadi saat ini.

Wednesday, 17 September 2008

Korelasi 17 September 2008

Korelasi : UP 18606
Open : 18712
Saran Transaksi : ambil SELL di atas angka korelasi.

Krisis Pasar Financial Rontokan Minyak Ke Level $91.05

Bangkrutnya Lehman Brothers Holding Inc dan kecilnya dampak badai Ike pada fasilitas produksi minyak AS menjadikan harga minyak dunia jatuh ke level US$ 91.05 per barrel. Krisis pasar financial tersebut mencerminkan laju pertumbuhan ekonomi yang rendah dan akhirnya memangkas permintaan pada minyak. Saat ini harga minyak mentah dunia telah turun 45% dari rekor US$ 147.27 per barrel yang dicapai pada tgl 11 Juli 2008. Pergerakan nilai dollar AS dipengaruhi tekanan dari sektor keuangan AS cenderung menurunkan harga minyak. Pertumbuhan ekonomi dunia yang diperkirakan hanya 2.6% sangat mempengaruhi permintaan minyak mentah sebagai bahan bakar utama. Perlambatan tersebut juga memicu sejumlah negara mengalihkan ke bahan bakar alternatif guna menekan harga minyak. Meski melemah, pergerakan dollar AS masih lebih kuat terhadap euro dan mata uang utama lainnya kecuali terhadap yen karena adanya risk aversion.

Tuesday, 16 September 2008

Pasar Saham AS Turun Tajam, Volatilitas Dollar Tinggi

(Hangseng Zone) - Pasar saham AS kembali merosot akibat bangkutnya Lehman Brothers sebagai perusahaan bank investasi terbesar keempat di AS. Di usianya yang ke 158 tahun, Lehman Brothers harus menanngung utang sebanyak $613 milyar. Pada sesi pembukaan pasar Amerika, DOW sudah turun 340 poin atau sekitar (-2.77%). AIG sebagai salah satu komponen DOW turun hampir 50%. S&P turun 2.55% dan NASDAQ turun 1.72%. Dollar sempat merosot terhadap mata uang euro yang mempunyai yield lebih tinggi yaitu (-0.35%) dan terhadap pound sterling (-0.4). Sedangkan terhadap yen dollar turun sampai (2%). Trading hari ini terlihat sangat volatil sekali akibat adanya risk aversion, dengan membentuk range sekitar 2% antara harga high dan lownya.

Korelasi 16 September 2008


Target Korelasi : DOWN 18439
Open : 18427
Saran Transaksi : tunggu penurunan setelah open (kisaran 10-15 menit setelah open), kemudian ambil BUY.

Friday, 12 September 2008

Index Asia Diperkirakan Hari Ini Menguat

(Hangseng Zone) - Pemberitaan bahwa mulai terbukanya rencana penjualan Lehman Brothers kepada perusahaan lain mampu meredakan kekhawatiran para pelaku pasar. Saham Lehman Brothers Holdings Inc anjlok lebih dari 40% pada sesi perdagangan Kamis malam. Hal tersebut membuat pemerintah US turut campur tangan dalam membantu Lehman Brothers keluar dari jeratan krisis kredit. Lehman dan beberapa regulator dari US saat ini sedang membahas secara intensif mengenai beberapa pilihan yang dapat dilakukan, termasuk diantaranya penjualan seluruh saham Lehman Brothers. Walau ada beberapa pihak Lehman yang menyatakan keberatan atas intervensi pemerintah US, namun nampaknya tidak ada jalan lain bagi Lehman untuk menyerahkannya kepada pemerintah US dalam menjembatani proses penjualan saham Lehman. Para pelaku pasar diperkirakan akan melakukan bargain hunting terhadap saham-saham sektor finansial pada sesi perdagangan hari ini. Melemahnya harga minyak yang sempat berada dibawah level US$101 per barrel diperkirakan akan memberikan dorongan terhadap pergerakan indeks KOSPI. Bagi Korea Selatan yang mengimpor seluruh kebutuhan minyaknya, penurunan harga minyak berarti akan menurunkan tekanan inflasi dan diharapkan dapat meningkatkan kembali laju pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Namun, penguatan nilai tukar yen diperkirakan akan menahan laju kenaikan indeks NIKKEI dikarenakan tekanan terhadap sektor ekspor. Sentimen positif dari sektor finansial dan melemahnya harga minyak nampaknya akan menjadi fokus perhatian para pelaku pasar saat ini. Indeks HANGSENG diperkirakan juga akan mengalami rebound pada sesi perdagangan Jumat, hari ini. Penurunan sektor energi akibat anjloknya harga minyak diperkirakan akan sedikit menghambat pergerakan indeks HANGSENG.

Korelasi 12 September 2008

Target Korelasi : UP 19655
Open : 19445
Saran Transaksi : ambil BUY, dengan target profit 100-200 point.

Thursday, 11 September 2008

Indeks HANGSENG Dibuka Melemah Pada Awal Sesi Perdagangan Kamis

(Hangseng Zone) - Saham-saham di bursa Hong Kong mengalami tekanan seiring masih tingginya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap kondisi perekonomian US saat ini. Saham-saham sektor komoditi diperkirakan akan mengalami tekanan seiring anjloknya harga crude oil. Saat ini harga minyak berada pada level US$103.04 per barrel setelah sebelumnya sempat berada dibawah level US$103 per barrel. Tekanan terhadap sektor finansial juga diperkirakan masih akan menekan pergerakan saham-saham di bursa Hong Kong saat ini. Namun, para analis memperkirakan aksi bargain hunting akan terjadi pada pertengahan sesi perdagangan seiring faktor teknikal pada kisaran level 19600.

Korelasi 11 September 2008

Target Korelasi : DOWN 19814
Open : 19799
Saran Transaksi : tunggu penurunan setelah open (kisaran 5-10 menit), ambil BUY.

Wednesday, 10 September 2008

Saham-saham di bursa Tokyo dan Korea Selatan dibuka melemah pada awal sesi perdagangan Rabu

(Hangseng Zone) - Dampak positif dari pengambil-alihan Freddie Mac dan Fannie Mae oleh pemerintah US nampaknya cepat sekali berlalu. Para pelaku pasar saat ini cenderung khawatir bahwa pemerintah US telah kehabisan langkah untuk menyelamatkan perekonomian US dari permasalahan ekonomi yang lebih besar lagi. Kondisi pasar kredit dan juga sektor properti yang nampak buruk saat ini kembali menarik perekonomian US ke arah resesi ekonomil. Data Pending Home Sales US yang dilaporkan lebih buruk dari perkiraan serta ditambah lagi dengan permasalahan keuangan Lehman Brothers memberikan sentimen negatif terhadap sektor properti dan juga sektor finansial. Data Pending Home Sales US dilaporkan berada pada level -3.2% dari bulan sebelumnya 5.8%, jauh dibawah prediksi pasar -1.2%. Hasil tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran para pelaku pasar terhadap kondisi perekonomian US. Sementara itu, Lehman Brothers disinyalir akan mengumumkan laporan pendapatan kuartal ketiga (Q3) tahun 2008 lebih awal dari jadwal yang telah diumumkan. Hal tersebut menimbulkan tanda-tanya besar di kalangan pelaku pasar. Diperkirakan Lehman tidak sanggup meningkatkan dana untuk menanggulangi kerugian yang cukup besar. Juga pemberitaan bahwa telah gagalnya pembicaraan pembelian saham oleh Korea Development Bank, membuat kondisi Lehman Brothers semakin memburuk. Diperkirakan pergerakan NIKKEI, KOSPI dan HANGSENG pada sesi perdagangan Rabu masih akan cenderung melemah. Tekanan terhadap sektor finansial dan properti nampaknya akan memberikan tekanan yang cukup besar bagi pergerakan saham-saham di bursa Asia.

Korelasi 10 September 2008


Target Korelasi : DOWN di 20166
Open : 20040
Saran Transaksi : Tunggu penurunannya dulu kemudian ambil BUY.

Tuesday, 9 September 2008

Korelasi 9 September 2008



Target korelasi : DOWN di 20451

Open : 20412

Saran Transaksi : setelah open tunggu penurunan, kisaran 5-10 menit, langsung ambil BUY di bawah angka korelasi.

Indeks Hangseng Hari Ini

(Hangseng Zone) - Indeks HANGSENG diperkirakan akan dibuka menguat pada sesi perdagangan Selasa, 9 September 2008.
Lonjakan indeks Dow Jones sebesar 289.78 poin pada sesi perdagangan di bursa Wall Street, Senin malam kemarin, diperkirakan akan memberikan dorongan tambahan bagi pergerakan saham-saham di bursa Hong Kong pada sesi perdagangan Selasa. Walau indeks NIKKEI dan KOSPI dibuka melemah pada awal sesi perdagangan Selasa, hari ini, namun lebih kepada sentimen negatif secara lokal, sehingga diperkirakan indeks HANGSENG tidak banyak terpengaruh terhadap penurunan 2 bursa Asia tersebut. Para analis memperkirakan, aksi profit taking akan terjadi dalam waktu dekat dikarenakan lonjakan lebih dari 1,000 poin indeks HANGSENG pada sesi perdagangan Senin. Namun, sentimen di pasar masih cenderung positif. Sektor properti, finansial dan energi diperkirakan masih akan menopang pergerakan indeks HANGSENG.

Monday, 8 September 2008

Saham-saham di bursa Hong Kong, Jepang dan Korea Selatan Dibuka Menguat Pada Sesi Perdagangan Senin

Lonjakan besar terjadi pada awal sesi perdagangan Senin seiring dengan pemberitaan bahwa pemerintah US mengambil alih 2 perusahaan mortgage terbesar di US, Fannie Mae dan Freddie Mac. Pemberitaan tersebut menjawab semua keraguan para pelaku pasar terhadap sektor finansial US yang mengalami tekanan akibat badai krisis kredit perumahan (mortgage) dalam lebih dari 1 tahun terakhir. Menteri Keuangan US memberikan keterangan bahwa pasar keuangan dan perekonomian US tidak akan dapat pulih dari krisis selama masih terus dibayangi oleh permasalahan mortgage. Para pelaku pasar menyambut positif langkah yang dilakukan pemerintah US dengan melakukan aksi bargain hunting, terutama terhadap saham-saham sektor finansial. Diperkirakan naiknya pergerakan indeks di bursa Asia masih akan terus berlanjut sampai beberapa hari kedepan.

Friday, 5 September 2008

Korelasi 5 September 2008

Target Korelasi : DOWN 19889
Open : 19768
Saran Transaksi : Ambil BUY langsung setelah open.

Thursday, 4 September 2008

Saham-saham di Bursa Asia Diperkirakan Masih Akan Cenderung Melemah Pada Sesi Perdagangan Kamis

Fokus para pelaku pasar diperkirakan akan masih berada pada pergerakan harga minyak serta pertumbuhan ekonomi global. Anjloknya harga minyak yang cukup dalam dan cepat pada beberapa sesi perdagangan terakhir memberikan dampak negatif terutama terhadap sektor komoditi. Sementara itu, pergerakan bursa Wall Street yang cenderung lemah juga diperkirakan akan memberikan sentimen negatif terhadap pergerakan bursa Asia pada sesi perdagangan hari ini. Nasdaq yang ditutup melemah nampaknya akan memberikan tekanan terhadap pergerakan sektor teknologi. Pemberitaan bahwa Mitsubishi UFG yang nampaknya tertarik untuk membeli saham Lehman Brothers diperkirakan akan memberikan dampak negatif terhadap sektor perbankan Jepang. Hal tersebut terjadi juga pada sektor perbankan Korea Selatan yang diberitakan akan membeli 25% saham Lehman Brothers. Lehman Brothers merupakan salah satu 'korban' badai krisis kredit yang menimpa US beberapa waktu yang lalu. Dari bursa Hong Kong, setelah mengalami penurunan yang cukup tajam dalam beberapa sesi pwrdagangan terakhir, indeks HANGSENG nampaknya akan mengalami koreksi pada sesi perdagangan Kamis.

Korelasi 4 September 2008


Target Korelasi : DOWN 20392
Open : 20434
Saran transaksi : ambil BUY di kisaran angka korelasi.

Wednesday, 3 September 2008

Korelasi 3 September 2008


Target Korelasi : UP 21349

Open : 20933

Saran Transaksi : ambil BUY kisaran 5-10 menit setelah open.

Tuesday, 2 September 2008

Korelasi 2 September 2008

Target Korelasi : UP 21037
Open : 20952
Saran Transaksi : tunggu penurunan setelah open (10-15 menit) kemudian ambil BUY.

Bursa Asia Hari Ini Diperkirakan Melemah

(Hangseng Zone) - Saham-saham di bursa perdagangan Asia nampaknya masih akan bergerak melemah pada sesi perdagangan Selasa(2/09).
Tekanan akan tingginya tingkat inflasi seiring dengan kenaikan harga minyak dalam waktu dekat ini diperkirakan akan masih menjadi faktor penyebab melemahnya pergerakan saham-saham di bursa Asia. Pukulan yang cukup berat nampaknya akan menimpa bursa Tokyo setelah Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda, secara mendadak menyatakan pengunduran dirinya pada hari Senin kemarin. Pengunduran diri tersebut kemungkinan besar terjadi dikarenakan terjadi 'deadlock' pada kabinet saat ini. Ketidakstabilan kondisi politik Jepang nampaknya akan membuat pasar saham anjlok. Sementara itu, kekhawatiran pasar akan kondisi perekonomian global ditengah tingginya tingkat inflasi serta krisis kredit US yang terlihat masih jauh dari penyelesaian diperkirakan akan masih memberikan sentiimen negatif bagi pergerakan bursa Asia.

Monday, 1 September 2008

Korelasi 1 September 2008

Target Korelasi : DOWN 21041
Open : 20986
Saran Transaksi : Sesaat setelah open, opsi yang dipakai BUY dengan target 100 poin.

Bursa Asia Cenderung Melemah Pada Perdagangan Senin

Pada sesi perdagangan Senin, saham-saham di bursa Asia nampaknya akan cenderung melemah seiring anjloknya bursa Wall Street...
Tingkat volatilitas pergerakan pasar dalam beberapa sesi perdagangan terakhir terlihat cukup tinggi seiring belum stabilnya kondisi ekonomi Asia dan juga US. Korelasi antara bursa Wall Street yang cukup signifikan akhir-akhir ini menjadi penyebab tingginya tingkat volatilitas pasar. Dalam 1 minggu terakhir, berulang-kali bursa Wall Street mengalami naik-turun yang cukup drastis seiring dengan belum stabilnya kondisi ekonomi. Belum stabilnya kondisi ekonomi dari krisis kredit juga ditambah dengan volatilitas pergerakan harga minyak dunia akhir-akhir ini. Untuk pergerakan awal minggu ini, menjelang libur bursa US nanti malam, bursa Asia nampaknya akan mengalami penurunan pada awal sesi perdaganagan Senin. Indeks Dow Jones yang ditutup melemah lebih dari 100 poin pada sesi perdagangan Jumat diperkirakan akan memberatkan sesi awal perdagangan. Namun, pada pertengahan sesi, para pelaku pasar diperkirakan akan membawa bursa Asia bergerak naik dikarenakan langkah spekulasi menjelang liburnya pasar US.

Friday, 29 August 2008

Korelasi 29 Agustus 2008


Target Korelasi : UP 21165
Open : 21264
Saran transaksi : Ambil Sell setelah open.

Hangseng Akan Naik, Meski Penguatannya Masih Tergantung Pasar China

(Hangseng Zone) - Bursa Asia hari ini diperkirakan akan diperdagangkan menguat mengikuti rally Wall Street semalam setelah data ekonomi US yang lebih baik dari perkiraan dan turunnya data Unemployment rate juga memberikan sentimen positif pada pasar.
Departemen Perdagangan melaporkan data Gross Domestic Product kuartal kedua naik 3.3% diatas perkiraan yang sebesar 2.6%, dengan data kuartal sebelumnya sebesar 1.9%. Sedangkan Departemen Tenaga Kerja melaporkan data Unemployment Claims turun menjadi 425k turun 10k dari minggu sebelumnya dan lebih kecil dari perkiraan yang sebesar 427k. Sementara harga minyak yang terkoreksi ke level $116 diperkirakan akan memberikan penguatan pada saham-saham transportasi dan retail. Dow Jones ditutup menguat 212.67 poin atau 1.85% ke level 11499.87.

Sementara itu Indek Hangseng pagi ini diperkirakan akan menguat terpengaruh bursa AS tadi malam yang melonjak. Namun demikian, kenaikan ini besarnya akan ditentukan dengan perkembangan pasar modal China, Shanghai dan Taipei. Indek Hangseng diperkirakan akan diperdagangkan diatas 21 200 dengan kisaran hingga 21 500. Sektor teknologi, akan menahan laju Hangseng, namun tidak signifikan.

Thursday, 28 August 2008

Bursa AS Menguat Akibat Data Ekonomi

Bursa AS di Wall Street rata-rata menguat meski dalam volume transaksi yang tidak banyak namun mengisyaratkan pertumbuhan pada beberapa sektor ekonomi. Ancaman badai Gustav menahan kenaikan pasar lebih tinggi lagi; Indek Dow Jones Industrial Average ( DJIA ) naik +89.64 points atau 0.8%, Indek Nasdaqnaik +0.9%, Philly semiconduktir naik +0.5%.
Data ekonomi untuk order barang-barang tahan lama (durable goods) di bulan Juli naik +1.3% sementara perkiraan pasar justru jatuh 0.4%, meski Dlar USD melemah ke posisi terendah bulan ini, namun hal ini membuat sektor kepor membaik. ; Data -data ekonomi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS masih ada dan berjalan. Disaat pasar masih tertekan dengan sentimen negatif yang berasal dari sektor keuangan dimana krisis kredit menghantam, maka data-data tersebut cukup memberikan angin segar dipasar saat ini. Badai Gustav masih menimbulkan ancaman bagi sitribusi minyak dari Teluk Meksiko; mendorong harga minyak menguat termasuk saham-saham atas perusahaan - perusahaan perminyakan. Saham Tesoro +11%, Valero Energy +4.2%. American Airlines induk AMR jatuh 2.7% setelah pihak Citigroup memagkas peringkatnya. Citigrup memberikan peringantan bahwa pertumbuhan kebutuhan konsumen menurun sebagi akibat kenaikan harga minyak saat ini. Saham Freddie Mac +20%, Fannie Mae +15%; Pihak Merrill Lynch menyatakan bahwa pernyataan pailit saat ini terlalu dini disaat modal perusahaan masih jauh dari level krisis, hal ini menjadi dasar investor membeli saham-saham perusahaan tersebut. Setelah pasar tutup , Fannie menyatakan perombakan management; Sahamnya sempat jatuh 2% menjelang penutupan perdagangan.

Bursa Asia Dibuka Menguat

(Hangseng Zone) - Bursa Asia diperkirakan akan dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis mengikuti rally bursa Wall Street semalam setelah laporan data Durable Goods Order yang memuaskan. Dow Jones berakhir menguat 89.64 poin atau 0.79% di level 11502.51.
Data Durable Goods Orders bulan Juli dilaporkan naik 1.3% melebihi ekspektasi yang diperkirakan melemah 0.1%. Para Investor menemukan kesempatan pada rilis data tersebut, tetapi pasar masih dalam keadaan tidak menentu dengan harapan pada Departemen Keuangan US yang akan mensupport perekonomiannya. Saham-saham financial US terpantau melonjak, dipimpin oleh Fannie Mae dan Freddie Mac. Fannie Mae dilaporkan naik 15.3% dan Freddie Mac naik 19.65%. Sedangkan saham financial lainnya seperti Lehmans Brothers naik 5.4% dan Bank of America naik 2.2%. Sementara harga light sweet crude naik $1.88 menjadi $118.15 per barrel ketika badai Gustav mencapai wilayah barat dan selatan US.

Korelasi 28 Agustus 2008

Korelasi : HSI Baru -> DOWN 21170, HSI Lama -> DOWN 21235
Open : HSI Baru -> 21337, HSI Lama -> 21384
Saran transaksi : SELL sesaat setelah open.

Wednesday, 27 August 2008

Bursa Wall Street Ditutup Beragam, Harga Minyak Menahan Naiknya Data Sentimen Konsumen

Bursa Wall Street dtutup beragam dimana sentiment pasar terpecah, pasar bergerak dari area positif dan negative silih berganti. Data sentiment konsumen yang diharapkan akan membawa pasar menguat tertahan dengan kenaikan harga minyak di atas $ 116 per barel akibat datangnya badai tropis Gustav di kawasan Teluk Meksiko yang dikhawatirkan akan mengganggu distribusi minyak.
Pasar yang sempat menguat di awal perdagangan akibat data indek sentimen konsumen terkoreksi dengan kenaikan harga minyak, namun pada pertengahan sesi perdagangan, pasar mulai naik kembali saat hasil pertemuen FOMC Bank Sentral AS dikeluarkan. Indek Dow Jones naik 26.62, atau 0.23 percent, ke level 11,412.87. Indek Standard & Poor's 500 naik 4.67, atau 0.37 percent, ke level 1,271.51; Indek Nasdaq jatuh 3.62 point atau 0.15 percent, ke level 2,361.97.

Target Korelasi : DOWN di 20825
Open : 21036
Saran transaksi : Ambil BUY dibawah angka korelasi.

Tuesday, 26 August 2008

Wall Street Anjlok Dipicu IMF yang Menurunkan Estimasi Pertumbuhan Global

(Hangseng Zone) - Bursa Wall Street pada perdagangan malam ini (25/08) ditutup melemah, dipimpin oleh saham-saham finansial dan bluechip. Hal ini dipicu oleh kuatnya kekhawatiran akan krisis sektor finansial bakal mempengaruhi pertumbuhan global. IMF yang menurunkan outlook nya juga turut menambah sentimen negatif di bursa.

Dow Jones anjlok 241.73 poin atau 2.08% ke level 11,386.33; S&P 500 index melemah 25.28 poin atau 1.96% ke level 1,266.92; dan Nasdaq meriosot 49.12 poin atau 2.03% ke level 2,365.59.

IMF memicu timbulnya sentimen negatif pada bursa setelah mereka memangkas outlook pertumbuhan perekonomian global tahun 2008-2009. Estimasi untuk tahun 2008 menjadi 3.9% dari sebelumnya 4.1%, sementara itu estimasi tahun 2009 jadi 3.7% dari sebelunya 3.9%.

AIG memimpin pelemahan dengan 5.49% setelah Credit Suisse memangkas estimasi kuartal III serta target haranya, akibat kerugian perusahan tersebut pada instrumen derivatif. Saham-saham finanasial lainnya turut melemah antara lain Bank of America (-4.14%), JP Morgan Chase (-4.09%) dan Citigroup (-2.92%). Sementar itu, saham Fannie Mae dan Freddie Mac masing-masinh melonjak 3.8% dan 17.08% setelah Freddie Mac menjual utangnya senilai $2 miliar demi memberikan kepercayaan investor bahwa mereka masih bisa bertahan.

Saham-saham blue chip juga terpantau melemah, seperti General Motor (-2.97%), Chevron (-2.,94%) dan Alcoa (-2.66%). Secara keseluruhan saham didominasi oleh tekanan aksi jual.

Korelasi 26 Agustus 2008

Target Korelasi : DOWN 20945
Open : 20806
Saran transaksi : Ambil BUY dibawah angka korelasi.

Monday, 25 August 2008

Bursa HK Dibuka Menguat

(Hangseng Zone) - Saham-saham Hong Kong dibuka menguat setelah Wall Street membukukan penguatan Jumat lalu setelah harga minyak tergelincir lebih dari $6 per barrel. Pasar juga mendapat sokongan dari robustnya pendapatan semester pertama bank-bank China, termasuk China Construction Bank dan Industrial and Commercial Bank of China (ICBC).Produsen minyak CNOOC dan saham-saham tambang menguat walau harga-harga komoditas merosot. Sinopec menguat hampir 1,5% setelah pendapatan semester pertamanya mengungguli perkiraan analis. Perusahaan tersebut melaporkan penurunan laba sebesar 77,3% menjadi 8,255 miliar yuan. Sementara analis memberkirakan pendapatan perusahaan itu berada pada rentang 5,60-7,73 miliar yuan.Indeks Hang Seng dibuka menguat 347,42 poin atau 1,70% pada 20.739,48. Hang Seng China Enterprises Index menguat 221,05 poin atau 2,02% pada 11.137,55.Indeks sektor keuangan menguat 650,49 poin atau 2,06% pada 32.155,96. CCB menguat HK$0,11 atau 1,68 pada 6,08 dan ICBC menguat HK$0,10 atau 1,95% pada 5,22.Sinopec menguat HK$0,11 atau 1,45% pada 7,70 dan Yanzhou Coal menguat HK$0,34 atau 2,91% pada 12,02 turun dari 12,36. CNOOC menguat HK$0,30 atau 2,80% pada 11,0, Jiangxi Copper menguat HK$0,48 atau 4,29% pada 11,66 dan Zinjin Mining menguat HK$0,17 atau 3,52% pada 5,0.

Bursa Asia Diperkirakan Menguat

(Hangseng Zone) - Bursa Asia hari ini diperkirakan akan bergerak menguat mengikuti penguatan bursa Wall Street dengan jatuhnya harga minyak ke level $114 per barrel setelah sebelumnya naik ke level $121 per barrel minggu lalu. Dow Jones pada penutupan hari Jumat berakhir menguat 197.85 poin atau 1.73% di level 11628.06. Selain itu, lemahnya mata uang Asia terhadap dollar memicu para investor untuk kembali memburu saham-saham eksportir. Dollar menguat terhadap mata uang mayoritas ketika milyarder US, Warren Buffet, memberikan komentar bahwa krisis yang dialami perusahaan financial terbesar US seperti Fannie Mae dan Freddie Mac akan segera teratasi dalam waktu dekat ini. Departemen Keuangan berencana akan mengatasi krisis kredit perumahan US dengan memberikan bantuan sebesar 12 triliun dollar kepada Fannie Mae dan Freddie Mac. Dampak dari faktor psikologis tersebut memberikan penguatan pada saham-saham financial US, dipimpin oleh Lehman yang naik 5%, American Express naik 4.81%, Bank of America naik 4.03%, General Motors naik 5.24%, Citigroup naik 3.84% dan JPMorgan Chase naik 3.89%.

Korelasi 25 Agustus 2008


Target Korelasi : DOWN 20214
Open : 20628
Saran transaksi : Sesaat setelah open (kisaran 10-15mnt),opsi yang dipakai SELL.

Friday, 22 August 2008

Bursa Hongkong Tutup oleh Ancaman Badai

(Hangseng Zone) - Perdagangan bursa Hongkong pada hari ini (22/08) ditutup seiring dengan ancaman badai tropis Nuri yang semakin mendekat.
Menurut Hongkong Observatory seperti dilansir Bloomberg, badai tropis Nuri berada pada jarak 170 km dari tenggara Hongkong pukul 7 pagi waktu setempat. Badai ini diprediksikan akan bergerak ke arah barat laut dan melewati selatan Hongkong pada pukul 5 sore.
Sebelumnya, awal minggu ini badai Nuri yang kecepatannya mencapai 176 kph melanda kawasan Filipina dan menewaskan tujuh orang.
Hongkong memang sering dilanda badai dan topan, dan umumnya otoritas setempat menutup bursa akibat datangnya ancaman badai tersebut.

Thursday, 21 August 2008

Bursa Asia Diperkirakan Akan Rebound

Bursa Asia diperkirakan akan rebound seiring dengan naiknya saham-saham financial dan komoditas di US. Pada perdagangan semalam Wall Street ditutup menguat 68.88 poin atau 0.61% di level 11417.43. Saham-saham di sektor financial US menguat dengan investor yang berekspektasi bahwa Departemen Keuangan harus melakukan langkah-langkah untuk menyelamatkan sektor perumahan US. Saham komoditas juga kembali diburu oleh para investor dengan menguatnya harga minyak. Harga minyak naik 45 cents ke level $114.98 per barrel.

Wall Street ditutup menguat

Wall Street tadi malam ditutup menguat setelah sepanjang perdagangan berlangsung fluktuatif, sentiment negatif dan positif silih berganti menekan pasar. Kenaikan harga minyak mendekati $ 116 per barel juga menjadi pengerak pasar selain sektor keuangan.
Kembali masalah Fannie Mae dan Freddie Mac menekan pasar sejak awal perdagangan hingga menyeret ke area negatif, pelaku pasar merespon negatif keinginan pemerintah untuk menekan kedua perusahaan tersebut agar dinyatakan pailit sebelum di ambil alih oleh pemerintah AS. Saham Fannie Mae tertekan hingga 30 percent,sementara Freddie Mac terkoreksi 28 percent.
Jatuhnya harga saham sektor keuangan beberapa sesi perdagangan ini telah membuat harga saham-sahamnya pada posisi rendah, hal ini menjadi pemicu masuknya pelaku pasar untuk membeli kembali saham-saham yang telah terkoreksi cukup tajam. Harapan bahwa penyelesaian masalah Fannie dan Freddie secepatnya akan memberikan arah yang lebih baik bagi sektor tersebut. Hal ini membuat sector ini menguat menjelang penutupan pasar.
Meski dalam area negative, namun beberapasaham sejak awal perdagangan telah menunjukkan penguatan terlebih setelah Chief Executive Daniel Mudd dari Fannie Mae menyatakan perhatian mereka atas posisi keuangan perusahaan. Menurutnya, pemerintah AS tidak memberikan tawaran apapun dan mereka sendiri juga tidak akan meminta apapun ke pemerintah. Pihaknya tidak akan mencoba menanggapi apa yang digembar-gemborkan pemerintah AS, tambahnya sebagaimana dilansir kepada Associated Press.
Sementara itu, harga minyak menguat, sehinga membuat saham-saham sektor pertambangan khususnya yang berhubungan dengan minyak menguat pada perdagangan tadi malam. Harga minyak ditutup diatas $ 115 per barel.
Indek Dow Jones menguat 68.88, atau 0.61 percent, ke level 11,417.43 sempat terkoreksi hingga 60 points dan menguat lebih dari 100. Inflasi dan sektor keuangan membuat indek Dow Jones tertekan dalam dua sesi perdagangan sebelumnya yang jatuh hingga 310 points. Indek Standard & Poor's 500 menguat 7.85, atau 0.62 percent, ke level 1,274.54, Indek Nasdaq naik 4.72, atau 0.20 percent, ke level 2,389.08.

KORELASI 21 Agustus 2008


Target Korelasi : DOWN 20627
Saran transaksi : Buy di bawah dr Target Korelasi