Monday, 29 September 2008

Friday, 26 September 2008

Thursday, 25 September 2008

Wednesday, 24 September 2008

Tuesday, 23 September 2008

Monday, 22 September 2008

Korelasi 22 September 2008

Target Korelasi : UP 19767
Open : 19919
Saran Transaksi : Ambil SELL kisaran angka 19900 an.

Friday, 19 September 2008

Korelasi 19 September 2008

Target Korelasi : UP 18413
Open : 18523
Saran transaksi : Ambil SELL di kisaran 18800 an.

Thursday, 18 September 2008

Krisis Keuangan Amerika masih terus berlanjut dan "memakan korban".

Krisis keuangan Amerika yang terjadi masih menjadi fokus utama pergerakan dolar dan bursa Wallstreet malam ini, Kekhawatiran akan terjadinya efek domino terhadap keterpurukan beberapa perusahaan diAmerika sepertinya mulai dirasakan saat ini, dimulai dari Fannie Mae, Freddie Mac, Merrill Lynch, AIG dan yang terakhir yang mengalami kebangkrutan Lehman Brothers Holdings. Sepertinya krisis keuangan Amerika saat ini akan kembali "memakan korban" yaitu Morgan Stanley setelah dilaporkan turun 14% menjadi 24.50 dolar dengan kerugian sebesar 1,425 miliar dolar maka tidak menutup kemungkinan Morgan Stanley juga akan mengalami hal yang sama seperti Lehman Brothers. Beberapa spekulan juga berasumsi bahwa krisis ini akan terus berlanjut sampai akhir tahun dan sampai saat ini para investor cenderung menunggu bagaimana langkah berikutnya yang akan ditempuh dalam menyelesaikan krisis keuangan yang terjadi saat ini.

Wednesday, 17 September 2008

Korelasi 17 September 2008

Korelasi : UP 18606
Open : 18712
Saran Transaksi : ambil SELL di atas angka korelasi.

Krisis Pasar Financial Rontokan Minyak Ke Level $91.05

Bangkrutnya Lehman Brothers Holding Inc dan kecilnya dampak badai Ike pada fasilitas produksi minyak AS menjadikan harga minyak dunia jatuh ke level US$ 91.05 per barrel. Krisis pasar financial tersebut mencerminkan laju pertumbuhan ekonomi yang rendah dan akhirnya memangkas permintaan pada minyak. Saat ini harga minyak mentah dunia telah turun 45% dari rekor US$ 147.27 per barrel yang dicapai pada tgl 11 Juli 2008. Pergerakan nilai dollar AS dipengaruhi tekanan dari sektor keuangan AS cenderung menurunkan harga minyak. Pertumbuhan ekonomi dunia yang diperkirakan hanya 2.6% sangat mempengaruhi permintaan minyak mentah sebagai bahan bakar utama. Perlambatan tersebut juga memicu sejumlah negara mengalihkan ke bahan bakar alternatif guna menekan harga minyak. Meski melemah, pergerakan dollar AS masih lebih kuat terhadap euro dan mata uang utama lainnya kecuali terhadap yen karena adanya risk aversion.

Tuesday, 16 September 2008

Pasar Saham AS Turun Tajam, Volatilitas Dollar Tinggi

(Hangseng Zone) - Pasar saham AS kembali merosot akibat bangkutnya Lehman Brothers sebagai perusahaan bank investasi terbesar keempat di AS. Di usianya yang ke 158 tahun, Lehman Brothers harus menanngung utang sebanyak $613 milyar. Pada sesi pembukaan pasar Amerika, DOW sudah turun 340 poin atau sekitar (-2.77%). AIG sebagai salah satu komponen DOW turun hampir 50%. S&P turun 2.55% dan NASDAQ turun 1.72%. Dollar sempat merosot terhadap mata uang euro yang mempunyai yield lebih tinggi yaitu (-0.35%) dan terhadap pound sterling (-0.4). Sedangkan terhadap yen dollar turun sampai (2%). Trading hari ini terlihat sangat volatil sekali akibat adanya risk aversion, dengan membentuk range sekitar 2% antara harga high dan lownya.

Korelasi 16 September 2008


Target Korelasi : DOWN 18439
Open : 18427
Saran Transaksi : tunggu penurunan setelah open (kisaran 10-15 menit setelah open), kemudian ambil BUY.

Friday, 12 September 2008

Index Asia Diperkirakan Hari Ini Menguat

(Hangseng Zone) - Pemberitaan bahwa mulai terbukanya rencana penjualan Lehman Brothers kepada perusahaan lain mampu meredakan kekhawatiran para pelaku pasar. Saham Lehman Brothers Holdings Inc anjlok lebih dari 40% pada sesi perdagangan Kamis malam. Hal tersebut membuat pemerintah US turut campur tangan dalam membantu Lehman Brothers keluar dari jeratan krisis kredit. Lehman dan beberapa regulator dari US saat ini sedang membahas secara intensif mengenai beberapa pilihan yang dapat dilakukan, termasuk diantaranya penjualan seluruh saham Lehman Brothers. Walau ada beberapa pihak Lehman yang menyatakan keberatan atas intervensi pemerintah US, namun nampaknya tidak ada jalan lain bagi Lehman untuk menyerahkannya kepada pemerintah US dalam menjembatani proses penjualan saham Lehman. Para pelaku pasar diperkirakan akan melakukan bargain hunting terhadap saham-saham sektor finansial pada sesi perdagangan hari ini. Melemahnya harga minyak yang sempat berada dibawah level US$101 per barrel diperkirakan akan memberikan dorongan terhadap pergerakan indeks KOSPI. Bagi Korea Selatan yang mengimpor seluruh kebutuhan minyaknya, penurunan harga minyak berarti akan menurunkan tekanan inflasi dan diharapkan dapat meningkatkan kembali laju pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Namun, penguatan nilai tukar yen diperkirakan akan menahan laju kenaikan indeks NIKKEI dikarenakan tekanan terhadap sektor ekspor. Sentimen positif dari sektor finansial dan melemahnya harga minyak nampaknya akan menjadi fokus perhatian para pelaku pasar saat ini. Indeks HANGSENG diperkirakan juga akan mengalami rebound pada sesi perdagangan Jumat, hari ini. Penurunan sektor energi akibat anjloknya harga minyak diperkirakan akan sedikit menghambat pergerakan indeks HANGSENG.

Korelasi 12 September 2008

Target Korelasi : UP 19655
Open : 19445
Saran Transaksi : ambil BUY, dengan target profit 100-200 point.

Thursday, 11 September 2008

Indeks HANGSENG Dibuka Melemah Pada Awal Sesi Perdagangan Kamis

(Hangseng Zone) - Saham-saham di bursa Hong Kong mengalami tekanan seiring masih tingginya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap kondisi perekonomian US saat ini. Saham-saham sektor komoditi diperkirakan akan mengalami tekanan seiring anjloknya harga crude oil. Saat ini harga minyak berada pada level US$103.04 per barrel setelah sebelumnya sempat berada dibawah level US$103 per barrel. Tekanan terhadap sektor finansial juga diperkirakan masih akan menekan pergerakan saham-saham di bursa Hong Kong saat ini. Namun, para analis memperkirakan aksi bargain hunting akan terjadi pada pertengahan sesi perdagangan seiring faktor teknikal pada kisaran level 19600.

Korelasi 11 September 2008

Target Korelasi : DOWN 19814
Open : 19799
Saran Transaksi : tunggu penurunan setelah open (kisaran 5-10 menit), ambil BUY.

Wednesday, 10 September 2008

Saham-saham di bursa Tokyo dan Korea Selatan dibuka melemah pada awal sesi perdagangan Rabu

(Hangseng Zone) - Dampak positif dari pengambil-alihan Freddie Mac dan Fannie Mae oleh pemerintah US nampaknya cepat sekali berlalu. Para pelaku pasar saat ini cenderung khawatir bahwa pemerintah US telah kehabisan langkah untuk menyelamatkan perekonomian US dari permasalahan ekonomi yang lebih besar lagi. Kondisi pasar kredit dan juga sektor properti yang nampak buruk saat ini kembali menarik perekonomian US ke arah resesi ekonomil. Data Pending Home Sales US yang dilaporkan lebih buruk dari perkiraan serta ditambah lagi dengan permasalahan keuangan Lehman Brothers memberikan sentimen negatif terhadap sektor properti dan juga sektor finansial. Data Pending Home Sales US dilaporkan berada pada level -3.2% dari bulan sebelumnya 5.8%, jauh dibawah prediksi pasar -1.2%. Hasil tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran para pelaku pasar terhadap kondisi perekonomian US. Sementara itu, Lehman Brothers disinyalir akan mengumumkan laporan pendapatan kuartal ketiga (Q3) tahun 2008 lebih awal dari jadwal yang telah diumumkan. Hal tersebut menimbulkan tanda-tanya besar di kalangan pelaku pasar. Diperkirakan Lehman tidak sanggup meningkatkan dana untuk menanggulangi kerugian yang cukup besar. Juga pemberitaan bahwa telah gagalnya pembicaraan pembelian saham oleh Korea Development Bank, membuat kondisi Lehman Brothers semakin memburuk. Diperkirakan pergerakan NIKKEI, KOSPI dan HANGSENG pada sesi perdagangan Rabu masih akan cenderung melemah. Tekanan terhadap sektor finansial dan properti nampaknya akan memberikan tekanan yang cukup besar bagi pergerakan saham-saham di bursa Asia.

Korelasi 10 September 2008


Target Korelasi : DOWN di 20166
Open : 20040
Saran Transaksi : Tunggu penurunannya dulu kemudian ambil BUY.

Tuesday, 9 September 2008

Korelasi 9 September 2008



Target korelasi : DOWN di 20451

Open : 20412

Saran Transaksi : setelah open tunggu penurunan, kisaran 5-10 menit, langsung ambil BUY di bawah angka korelasi.

Indeks Hangseng Hari Ini

(Hangseng Zone) - Indeks HANGSENG diperkirakan akan dibuka menguat pada sesi perdagangan Selasa, 9 September 2008.
Lonjakan indeks Dow Jones sebesar 289.78 poin pada sesi perdagangan di bursa Wall Street, Senin malam kemarin, diperkirakan akan memberikan dorongan tambahan bagi pergerakan saham-saham di bursa Hong Kong pada sesi perdagangan Selasa. Walau indeks NIKKEI dan KOSPI dibuka melemah pada awal sesi perdagangan Selasa, hari ini, namun lebih kepada sentimen negatif secara lokal, sehingga diperkirakan indeks HANGSENG tidak banyak terpengaruh terhadap penurunan 2 bursa Asia tersebut. Para analis memperkirakan, aksi profit taking akan terjadi dalam waktu dekat dikarenakan lonjakan lebih dari 1,000 poin indeks HANGSENG pada sesi perdagangan Senin. Namun, sentimen di pasar masih cenderung positif. Sektor properti, finansial dan energi diperkirakan masih akan menopang pergerakan indeks HANGSENG.

Monday, 8 September 2008

Saham-saham di bursa Hong Kong, Jepang dan Korea Selatan Dibuka Menguat Pada Sesi Perdagangan Senin

Lonjakan besar terjadi pada awal sesi perdagangan Senin seiring dengan pemberitaan bahwa pemerintah US mengambil alih 2 perusahaan mortgage terbesar di US, Fannie Mae dan Freddie Mac. Pemberitaan tersebut menjawab semua keraguan para pelaku pasar terhadap sektor finansial US yang mengalami tekanan akibat badai krisis kredit perumahan (mortgage) dalam lebih dari 1 tahun terakhir. Menteri Keuangan US memberikan keterangan bahwa pasar keuangan dan perekonomian US tidak akan dapat pulih dari krisis selama masih terus dibayangi oleh permasalahan mortgage. Para pelaku pasar menyambut positif langkah yang dilakukan pemerintah US dengan melakukan aksi bargain hunting, terutama terhadap saham-saham sektor finansial. Diperkirakan naiknya pergerakan indeks di bursa Asia masih akan terus berlanjut sampai beberapa hari kedepan.

Friday, 5 September 2008

Korelasi 5 September 2008

Target Korelasi : DOWN 19889
Open : 19768
Saran Transaksi : Ambil BUY langsung setelah open.

Thursday, 4 September 2008

Saham-saham di Bursa Asia Diperkirakan Masih Akan Cenderung Melemah Pada Sesi Perdagangan Kamis

Fokus para pelaku pasar diperkirakan akan masih berada pada pergerakan harga minyak serta pertumbuhan ekonomi global. Anjloknya harga minyak yang cukup dalam dan cepat pada beberapa sesi perdagangan terakhir memberikan dampak negatif terutama terhadap sektor komoditi. Sementara itu, pergerakan bursa Wall Street yang cenderung lemah juga diperkirakan akan memberikan sentimen negatif terhadap pergerakan bursa Asia pada sesi perdagangan hari ini. Nasdaq yang ditutup melemah nampaknya akan memberikan tekanan terhadap pergerakan sektor teknologi. Pemberitaan bahwa Mitsubishi UFG yang nampaknya tertarik untuk membeli saham Lehman Brothers diperkirakan akan memberikan dampak negatif terhadap sektor perbankan Jepang. Hal tersebut terjadi juga pada sektor perbankan Korea Selatan yang diberitakan akan membeli 25% saham Lehman Brothers. Lehman Brothers merupakan salah satu 'korban' badai krisis kredit yang menimpa US beberapa waktu yang lalu. Dari bursa Hong Kong, setelah mengalami penurunan yang cukup tajam dalam beberapa sesi pwrdagangan terakhir, indeks HANGSENG nampaknya akan mengalami koreksi pada sesi perdagangan Kamis.

Korelasi 4 September 2008


Target Korelasi : DOWN 20392
Open : 20434
Saran transaksi : ambil BUY di kisaran angka korelasi.

Wednesday, 3 September 2008

Korelasi 3 September 2008


Target Korelasi : UP 21349

Open : 20933

Saran Transaksi : ambil BUY kisaran 5-10 menit setelah open.

Tuesday, 2 September 2008

Korelasi 2 September 2008

Target Korelasi : UP 21037
Open : 20952
Saran Transaksi : tunggu penurunan setelah open (10-15 menit) kemudian ambil BUY.

Bursa Asia Hari Ini Diperkirakan Melemah

(Hangseng Zone) - Saham-saham di bursa perdagangan Asia nampaknya masih akan bergerak melemah pada sesi perdagangan Selasa(2/09).
Tekanan akan tingginya tingkat inflasi seiring dengan kenaikan harga minyak dalam waktu dekat ini diperkirakan akan masih menjadi faktor penyebab melemahnya pergerakan saham-saham di bursa Asia. Pukulan yang cukup berat nampaknya akan menimpa bursa Tokyo setelah Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda, secara mendadak menyatakan pengunduran dirinya pada hari Senin kemarin. Pengunduran diri tersebut kemungkinan besar terjadi dikarenakan terjadi 'deadlock' pada kabinet saat ini. Ketidakstabilan kondisi politik Jepang nampaknya akan membuat pasar saham anjlok. Sementara itu, kekhawatiran pasar akan kondisi perekonomian global ditengah tingginya tingkat inflasi serta krisis kredit US yang terlihat masih jauh dari penyelesaian diperkirakan akan masih memberikan sentiimen negatif bagi pergerakan bursa Asia.

Monday, 1 September 2008

Korelasi 1 September 2008

Target Korelasi : DOWN 21041
Open : 20986
Saran Transaksi : Sesaat setelah open, opsi yang dipakai BUY dengan target 100 poin.

Bursa Asia Cenderung Melemah Pada Perdagangan Senin

Pada sesi perdagangan Senin, saham-saham di bursa Asia nampaknya akan cenderung melemah seiring anjloknya bursa Wall Street...
Tingkat volatilitas pergerakan pasar dalam beberapa sesi perdagangan terakhir terlihat cukup tinggi seiring belum stabilnya kondisi ekonomi Asia dan juga US. Korelasi antara bursa Wall Street yang cukup signifikan akhir-akhir ini menjadi penyebab tingginya tingkat volatilitas pasar. Dalam 1 minggu terakhir, berulang-kali bursa Wall Street mengalami naik-turun yang cukup drastis seiring dengan belum stabilnya kondisi ekonomi. Belum stabilnya kondisi ekonomi dari krisis kredit juga ditambah dengan volatilitas pergerakan harga minyak dunia akhir-akhir ini. Untuk pergerakan awal minggu ini, menjelang libur bursa US nanti malam, bursa Asia nampaknya akan mengalami penurunan pada awal sesi perdaganagan Senin. Indeks Dow Jones yang ditutup melemah lebih dari 100 poin pada sesi perdagangan Jumat diperkirakan akan memberatkan sesi awal perdagangan. Namun, pada pertengahan sesi, para pelaku pasar diperkirakan akan membawa bursa Asia bergerak naik dikarenakan langkah spekulasi menjelang liburnya pasar US.