
Target Korelasi : UP 21165
Open : 21264
Saran transaksi : Ambil Sell setelah open.
(Hangseng Zone) - Bursa Asia hari ini diperkirakan akan diperdagangkan menguat mengikuti rally Wall Street semalam setelah data ekonomi US yang lebih baik dari perkiraan dan turunnya data Unemployment rate juga memberikan sentimen positif pada pasar.
Departemen Perdagangan melaporkan data Gross Domestic Product kuartal kedua naik 3.3% diatas perkiraan yang sebesar 2.6%, dengan data kuartal sebelumnya sebesar 1.9%. Sedangkan Departemen Tenaga Kerja melaporkan data Unemployment Claims turun menjadi 425k turun 10k dari minggu sebelumnya dan lebih kecil dari perkiraan yang sebesar 427k. Sementara harga minyak yang terkoreksi ke level $116 diperkirakan akan memberikan penguatan pada saham-saham transportasi dan retail. Dow Jones ditutup menguat 212.67 poin atau 1.85% ke level 11499.87.
Sementara itu Indek Hangseng pagi ini diperkirakan akan menguat terpengaruh bursa AS tadi malam yang melonjak. Namun demikian, kenaikan ini besarnya akan ditentukan dengan perkembangan pasar modal China, Shanghai dan Taipei. Indek Hangseng diperkirakan akan diperdagangkan diatas 21 200 dengan kisaran hingga 21 500. Sektor teknologi, akan menahan laju Hangseng, namun tidak signifikan.
(Hangseng Zone) - Bursa Wall Street pada perdagangan malam ini (25/08) ditutup melemah, dipimpin oleh saham-saham finansial dan bluechip. Hal ini dipicu oleh kuatnya kekhawatiran akan krisis sektor finansial bakal mempengaruhi pertumbuhan global. IMF yang menurunkan outlook nya juga turut menambah sentimen negatif di bursa.
Dow Jones anjlok 241.73 poin atau 2.08% ke level 11,386.33; S&P 500 index melemah 25.28 poin atau 1.96% ke level 1,266.92; dan Nasdaq meriosot 49.12 poin atau 2.03% ke level 2,365.59.
IMF memicu timbulnya sentimen negatif pada bursa setelah mereka memangkas outlook pertumbuhan perekonomian global tahun 2008-2009. Estimasi untuk tahun 2008 menjadi 3.9% dari sebelumnya 4.1%, sementara itu estimasi tahun 2009 jadi 3.7% dari sebelunya 3.9%.
AIG memimpin pelemahan dengan 5.49% setelah Credit Suisse memangkas estimasi kuartal III serta target haranya, akibat kerugian perusahan tersebut pada instrumen derivatif. Saham-saham finanasial lainnya turut melemah antara lain Bank of America (-4.14%), JP Morgan Chase (-4.09%) dan Citigroup (-2.92%). Sementar itu, saham Fannie Mae dan Freddie Mac masing-masinh melonjak 3.8% dan 17.08% setelah Freddie Mac menjual utangnya senilai $2 miliar demi memberikan kepercayaan investor bahwa mereka masih bisa bertahan.
Saham-saham blue chip juga terpantau melemah, seperti General Motor (-2.97%), Chevron (-2.,94%) dan Alcoa (-2.66%). Secara keseluruhan saham didominasi oleh tekanan aksi jual.
(Hangseng Zone) - Saham-saham Hong Kong dibuka menguat setelah Wall Street membukukan penguatan Jumat lalu setelah harga minyak tergelincir lebih dari $6 per barrel. Pasar juga mendapat sokongan dari robustnya pendapatan semester pertama bank-bank China, termasuk China Construction Bank dan Industrial and Commercial Bank of China (ICBC).Produsen minyak CNOOC dan saham-saham tambang menguat walau harga-harga komoditas merosot. Sinopec menguat hampir 1,5% setelah pendapatan semester pertamanya mengungguli perkiraan analis. Perusahaan tersebut melaporkan penurunan laba sebesar 77,3% menjadi 8,255 miliar yuan. Sementara analis memberkirakan pendapatan perusahaan itu berada pada rentang 5,60-7,73 miliar yuan.Indeks Hang Seng dibuka menguat 347,42 poin atau 1,70% pada 20.739,48. Hang Seng China Enterprises Index menguat 221,05 poin atau 2,02% pada 11.137,55.Indeks sektor keuangan menguat 650,49 poin atau 2,06% pada 32.155,96. CCB menguat HK$0,11 atau 1,68 pada 6,08 dan ICBC menguat HK$0,10 atau 1,95% pada 5,22.Sinopec menguat HK$0,11 atau 1,45% pada 7,70 dan Yanzhou Coal menguat HK$0,34 atau 2,91% pada 12,02 turun dari 12,36. CNOOC menguat HK$0,30 atau 2,80% pada 11,0, Jiangxi Copper menguat HK$0,48 atau 4,29% pada 11,66 dan Zinjin Mining menguat HK$0,17 atau 3,52% pada 5,0.
Saham-saham Hong Kong dibuka melemah tajam setelah Wall Street tergelincir semalam karena kekhawatiran baru disektor keuangan dan berlanjutnya pelemahan di bursa saham China, yang melemah 5,34% kemarin. Perusahaan penyalur kredit perumahan Fannie Mae dan Freddie Mac tergelincir ke level terendahnya dihampir 20 tahun terakhir karena kehawatiran pemerintah AS perlu menjamin kedua institusi itu, sementara Lehman Brothers diyakini akan melaporkan hasil pendapatan dikwartal ketiga yang lebih lemah dari perkiraan.Dealer cenderung melakukan penjualan diseluruh sektor. Indeks Hang Seng dibuka melemah 254,92 poin atau 1,22% pada 20.675,75.
Bursa AS terkoreksi setelah sektor keuangan turun dan sentimen negatif yang berasal dari kenaikan harga minyak kembali. Naiknya angka pengangguran AS, tertiggi sejak enam tahun terakhir, sementara American International Group Inc. melaporkan pendapatan mereka mengalami kerugian. Pihak ritel Wal-Mart Stores Inc.'s penjualannya juga dilaporkan mengalami penurunan. Indek Dow Jones jatuh 224.64 points atau 1.93 percent ke level 11,431.43, Indek Nasdaq jatuh 22.64 points atau 0.95 percent ke level 2,355.73. Nikkei Chicago ditutup 13,070 points, lebih rendah 120 poin dari penutupan Nikkei Osaka di 13,190 poin.
Sektor keuangan, saham-saham yang jatuh adalah Beyond AIG, Fannie Mae dan Freddie Mac Sektor telekomunikasi dan jasa menahan jatuhnya indek,dimana justru mereka yang naik.
Minyak untuk konrak September tutup di $120.02 per barrel pada perdagangan di NYMEX. Naik $1.44, atau 1.2%, selama satu hari tersebut. Serangan milisi Turki Kurdistan ke jalur pipa membuat pasar bergejolak dan naik.