Friday, 29 August 2008

Korelasi 29 Agustus 2008


Target Korelasi : UP 21165
Open : 21264
Saran transaksi : Ambil Sell setelah open.

Hangseng Akan Naik, Meski Penguatannya Masih Tergantung Pasar China

(Hangseng Zone) - Bursa Asia hari ini diperkirakan akan diperdagangkan menguat mengikuti rally Wall Street semalam setelah data ekonomi US yang lebih baik dari perkiraan dan turunnya data Unemployment rate juga memberikan sentimen positif pada pasar.
Departemen Perdagangan melaporkan data Gross Domestic Product kuartal kedua naik 3.3% diatas perkiraan yang sebesar 2.6%, dengan data kuartal sebelumnya sebesar 1.9%. Sedangkan Departemen Tenaga Kerja melaporkan data Unemployment Claims turun menjadi 425k turun 10k dari minggu sebelumnya dan lebih kecil dari perkiraan yang sebesar 427k. Sementara harga minyak yang terkoreksi ke level $116 diperkirakan akan memberikan penguatan pada saham-saham transportasi dan retail. Dow Jones ditutup menguat 212.67 poin atau 1.85% ke level 11499.87.

Sementara itu Indek Hangseng pagi ini diperkirakan akan menguat terpengaruh bursa AS tadi malam yang melonjak. Namun demikian, kenaikan ini besarnya akan ditentukan dengan perkembangan pasar modal China, Shanghai dan Taipei. Indek Hangseng diperkirakan akan diperdagangkan diatas 21 200 dengan kisaran hingga 21 500. Sektor teknologi, akan menahan laju Hangseng, namun tidak signifikan.

Thursday, 28 August 2008

Bursa AS Menguat Akibat Data Ekonomi

Bursa AS di Wall Street rata-rata menguat meski dalam volume transaksi yang tidak banyak namun mengisyaratkan pertumbuhan pada beberapa sektor ekonomi. Ancaman badai Gustav menahan kenaikan pasar lebih tinggi lagi; Indek Dow Jones Industrial Average ( DJIA ) naik +89.64 points atau 0.8%, Indek Nasdaqnaik +0.9%, Philly semiconduktir naik +0.5%.
Data ekonomi untuk order barang-barang tahan lama (durable goods) di bulan Juli naik +1.3% sementara perkiraan pasar justru jatuh 0.4%, meski Dlar USD melemah ke posisi terendah bulan ini, namun hal ini membuat sektor kepor membaik. ; Data -data ekonomi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS masih ada dan berjalan. Disaat pasar masih tertekan dengan sentimen negatif yang berasal dari sektor keuangan dimana krisis kredit menghantam, maka data-data tersebut cukup memberikan angin segar dipasar saat ini. Badai Gustav masih menimbulkan ancaman bagi sitribusi minyak dari Teluk Meksiko; mendorong harga minyak menguat termasuk saham-saham atas perusahaan - perusahaan perminyakan. Saham Tesoro +11%, Valero Energy +4.2%. American Airlines induk AMR jatuh 2.7% setelah pihak Citigroup memagkas peringkatnya. Citigrup memberikan peringantan bahwa pertumbuhan kebutuhan konsumen menurun sebagi akibat kenaikan harga minyak saat ini. Saham Freddie Mac +20%, Fannie Mae +15%; Pihak Merrill Lynch menyatakan bahwa pernyataan pailit saat ini terlalu dini disaat modal perusahaan masih jauh dari level krisis, hal ini menjadi dasar investor membeli saham-saham perusahaan tersebut. Setelah pasar tutup , Fannie menyatakan perombakan management; Sahamnya sempat jatuh 2% menjelang penutupan perdagangan.

Bursa Asia Dibuka Menguat

(Hangseng Zone) - Bursa Asia diperkirakan akan dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis mengikuti rally bursa Wall Street semalam setelah laporan data Durable Goods Order yang memuaskan. Dow Jones berakhir menguat 89.64 poin atau 0.79% di level 11502.51.
Data Durable Goods Orders bulan Juli dilaporkan naik 1.3% melebihi ekspektasi yang diperkirakan melemah 0.1%. Para Investor menemukan kesempatan pada rilis data tersebut, tetapi pasar masih dalam keadaan tidak menentu dengan harapan pada Departemen Keuangan US yang akan mensupport perekonomiannya. Saham-saham financial US terpantau melonjak, dipimpin oleh Fannie Mae dan Freddie Mac. Fannie Mae dilaporkan naik 15.3% dan Freddie Mac naik 19.65%. Sedangkan saham financial lainnya seperti Lehmans Brothers naik 5.4% dan Bank of America naik 2.2%. Sementara harga light sweet crude naik $1.88 menjadi $118.15 per barrel ketika badai Gustav mencapai wilayah barat dan selatan US.

Korelasi 28 Agustus 2008

Korelasi : HSI Baru -> DOWN 21170, HSI Lama -> DOWN 21235
Open : HSI Baru -> 21337, HSI Lama -> 21384
Saran transaksi : SELL sesaat setelah open.

Wednesday, 27 August 2008

Bursa Wall Street Ditutup Beragam, Harga Minyak Menahan Naiknya Data Sentimen Konsumen

Bursa Wall Street dtutup beragam dimana sentiment pasar terpecah, pasar bergerak dari area positif dan negative silih berganti. Data sentiment konsumen yang diharapkan akan membawa pasar menguat tertahan dengan kenaikan harga minyak di atas $ 116 per barel akibat datangnya badai tropis Gustav di kawasan Teluk Meksiko yang dikhawatirkan akan mengganggu distribusi minyak.
Pasar yang sempat menguat di awal perdagangan akibat data indek sentimen konsumen terkoreksi dengan kenaikan harga minyak, namun pada pertengahan sesi perdagangan, pasar mulai naik kembali saat hasil pertemuen FOMC Bank Sentral AS dikeluarkan. Indek Dow Jones naik 26.62, atau 0.23 percent, ke level 11,412.87. Indek Standard & Poor's 500 naik 4.67, atau 0.37 percent, ke level 1,271.51; Indek Nasdaq jatuh 3.62 point atau 0.15 percent, ke level 2,361.97.

Target Korelasi : DOWN di 20825
Open : 21036
Saran transaksi : Ambil BUY dibawah angka korelasi.

Tuesday, 26 August 2008

Wall Street Anjlok Dipicu IMF yang Menurunkan Estimasi Pertumbuhan Global

(Hangseng Zone) - Bursa Wall Street pada perdagangan malam ini (25/08) ditutup melemah, dipimpin oleh saham-saham finansial dan bluechip. Hal ini dipicu oleh kuatnya kekhawatiran akan krisis sektor finansial bakal mempengaruhi pertumbuhan global. IMF yang menurunkan outlook nya juga turut menambah sentimen negatif di bursa.

Dow Jones anjlok 241.73 poin atau 2.08% ke level 11,386.33; S&P 500 index melemah 25.28 poin atau 1.96% ke level 1,266.92; dan Nasdaq meriosot 49.12 poin atau 2.03% ke level 2,365.59.

IMF memicu timbulnya sentimen negatif pada bursa setelah mereka memangkas outlook pertumbuhan perekonomian global tahun 2008-2009. Estimasi untuk tahun 2008 menjadi 3.9% dari sebelumnya 4.1%, sementara itu estimasi tahun 2009 jadi 3.7% dari sebelunya 3.9%.

AIG memimpin pelemahan dengan 5.49% setelah Credit Suisse memangkas estimasi kuartal III serta target haranya, akibat kerugian perusahan tersebut pada instrumen derivatif. Saham-saham finanasial lainnya turut melemah antara lain Bank of America (-4.14%), JP Morgan Chase (-4.09%) dan Citigroup (-2.92%). Sementar itu, saham Fannie Mae dan Freddie Mac masing-masinh melonjak 3.8% dan 17.08% setelah Freddie Mac menjual utangnya senilai $2 miliar demi memberikan kepercayaan investor bahwa mereka masih bisa bertahan.

Saham-saham blue chip juga terpantau melemah, seperti General Motor (-2.97%), Chevron (-2.,94%) dan Alcoa (-2.66%). Secara keseluruhan saham didominasi oleh tekanan aksi jual.

Korelasi 26 Agustus 2008

Target Korelasi : DOWN 20945
Open : 20806
Saran transaksi : Ambil BUY dibawah angka korelasi.

Monday, 25 August 2008

Bursa HK Dibuka Menguat

(Hangseng Zone) - Saham-saham Hong Kong dibuka menguat setelah Wall Street membukukan penguatan Jumat lalu setelah harga minyak tergelincir lebih dari $6 per barrel. Pasar juga mendapat sokongan dari robustnya pendapatan semester pertama bank-bank China, termasuk China Construction Bank dan Industrial and Commercial Bank of China (ICBC).Produsen minyak CNOOC dan saham-saham tambang menguat walau harga-harga komoditas merosot. Sinopec menguat hampir 1,5% setelah pendapatan semester pertamanya mengungguli perkiraan analis. Perusahaan tersebut melaporkan penurunan laba sebesar 77,3% menjadi 8,255 miliar yuan. Sementara analis memberkirakan pendapatan perusahaan itu berada pada rentang 5,60-7,73 miliar yuan.Indeks Hang Seng dibuka menguat 347,42 poin atau 1,70% pada 20.739,48. Hang Seng China Enterprises Index menguat 221,05 poin atau 2,02% pada 11.137,55.Indeks sektor keuangan menguat 650,49 poin atau 2,06% pada 32.155,96. CCB menguat HK$0,11 atau 1,68 pada 6,08 dan ICBC menguat HK$0,10 atau 1,95% pada 5,22.Sinopec menguat HK$0,11 atau 1,45% pada 7,70 dan Yanzhou Coal menguat HK$0,34 atau 2,91% pada 12,02 turun dari 12,36. CNOOC menguat HK$0,30 atau 2,80% pada 11,0, Jiangxi Copper menguat HK$0,48 atau 4,29% pada 11,66 dan Zinjin Mining menguat HK$0,17 atau 3,52% pada 5,0.

Bursa Asia Diperkirakan Menguat

(Hangseng Zone) - Bursa Asia hari ini diperkirakan akan bergerak menguat mengikuti penguatan bursa Wall Street dengan jatuhnya harga minyak ke level $114 per barrel setelah sebelumnya naik ke level $121 per barrel minggu lalu. Dow Jones pada penutupan hari Jumat berakhir menguat 197.85 poin atau 1.73% di level 11628.06. Selain itu, lemahnya mata uang Asia terhadap dollar memicu para investor untuk kembali memburu saham-saham eksportir. Dollar menguat terhadap mata uang mayoritas ketika milyarder US, Warren Buffet, memberikan komentar bahwa krisis yang dialami perusahaan financial terbesar US seperti Fannie Mae dan Freddie Mac akan segera teratasi dalam waktu dekat ini. Departemen Keuangan berencana akan mengatasi krisis kredit perumahan US dengan memberikan bantuan sebesar 12 triliun dollar kepada Fannie Mae dan Freddie Mac. Dampak dari faktor psikologis tersebut memberikan penguatan pada saham-saham financial US, dipimpin oleh Lehman yang naik 5%, American Express naik 4.81%, Bank of America naik 4.03%, General Motors naik 5.24%, Citigroup naik 3.84% dan JPMorgan Chase naik 3.89%.

Korelasi 25 Agustus 2008


Target Korelasi : DOWN 20214
Open : 20628
Saran transaksi : Sesaat setelah open (kisaran 10-15mnt),opsi yang dipakai SELL.

Friday, 22 August 2008

Bursa Hongkong Tutup oleh Ancaman Badai

(Hangseng Zone) - Perdagangan bursa Hongkong pada hari ini (22/08) ditutup seiring dengan ancaman badai tropis Nuri yang semakin mendekat.
Menurut Hongkong Observatory seperti dilansir Bloomberg, badai tropis Nuri berada pada jarak 170 km dari tenggara Hongkong pukul 7 pagi waktu setempat. Badai ini diprediksikan akan bergerak ke arah barat laut dan melewati selatan Hongkong pada pukul 5 sore.
Sebelumnya, awal minggu ini badai Nuri yang kecepatannya mencapai 176 kph melanda kawasan Filipina dan menewaskan tujuh orang.
Hongkong memang sering dilanda badai dan topan, dan umumnya otoritas setempat menutup bursa akibat datangnya ancaman badai tersebut.

Thursday, 21 August 2008

Bursa Asia Diperkirakan Akan Rebound

Bursa Asia diperkirakan akan rebound seiring dengan naiknya saham-saham financial dan komoditas di US. Pada perdagangan semalam Wall Street ditutup menguat 68.88 poin atau 0.61% di level 11417.43. Saham-saham di sektor financial US menguat dengan investor yang berekspektasi bahwa Departemen Keuangan harus melakukan langkah-langkah untuk menyelamatkan sektor perumahan US. Saham komoditas juga kembali diburu oleh para investor dengan menguatnya harga minyak. Harga minyak naik 45 cents ke level $114.98 per barrel.

Wall Street ditutup menguat

Wall Street tadi malam ditutup menguat setelah sepanjang perdagangan berlangsung fluktuatif, sentiment negatif dan positif silih berganti menekan pasar. Kenaikan harga minyak mendekati $ 116 per barel juga menjadi pengerak pasar selain sektor keuangan.
Kembali masalah Fannie Mae dan Freddie Mac menekan pasar sejak awal perdagangan hingga menyeret ke area negatif, pelaku pasar merespon negatif keinginan pemerintah untuk menekan kedua perusahaan tersebut agar dinyatakan pailit sebelum di ambil alih oleh pemerintah AS. Saham Fannie Mae tertekan hingga 30 percent,sementara Freddie Mac terkoreksi 28 percent.
Jatuhnya harga saham sektor keuangan beberapa sesi perdagangan ini telah membuat harga saham-sahamnya pada posisi rendah, hal ini menjadi pemicu masuknya pelaku pasar untuk membeli kembali saham-saham yang telah terkoreksi cukup tajam. Harapan bahwa penyelesaian masalah Fannie dan Freddie secepatnya akan memberikan arah yang lebih baik bagi sektor tersebut. Hal ini membuat sector ini menguat menjelang penutupan pasar.
Meski dalam area negative, namun beberapasaham sejak awal perdagangan telah menunjukkan penguatan terlebih setelah Chief Executive Daniel Mudd dari Fannie Mae menyatakan perhatian mereka atas posisi keuangan perusahaan. Menurutnya, pemerintah AS tidak memberikan tawaran apapun dan mereka sendiri juga tidak akan meminta apapun ke pemerintah. Pihaknya tidak akan mencoba menanggapi apa yang digembar-gemborkan pemerintah AS, tambahnya sebagaimana dilansir kepada Associated Press.
Sementara itu, harga minyak menguat, sehinga membuat saham-saham sektor pertambangan khususnya yang berhubungan dengan minyak menguat pada perdagangan tadi malam. Harga minyak ditutup diatas $ 115 per barel.
Indek Dow Jones menguat 68.88, atau 0.61 percent, ke level 11,417.43 sempat terkoreksi hingga 60 points dan menguat lebih dari 100. Inflasi dan sektor keuangan membuat indek Dow Jones tertekan dalam dua sesi perdagangan sebelumnya yang jatuh hingga 310 points. Indek Standard & Poor's 500 menguat 7.85, atau 0.62 percent, ke level 1,274.54, Indek Nasdaq naik 4.72, atau 0.20 percent, ke level 2,389.08.

KORELASI 21 Agustus 2008


Target Korelasi : DOWN 20627
Saran transaksi : Buy di bawah dr Target Korelasi

Wednesday, 20 August 2008

Korelasi 20 Agustus 2008

Target korelasi : DOWN 20205
Open : 20319
Saran transaksi : tunggu penurunan (kisaran 5 menit setelah open) kemudian ambil BUY.

Inflasi dan sektor keuangan menjatuhkan bursa AS kembali

Bursa AS untuk kedua kali sesi perdagangan, jatuh kembali akibat kekhawatiran investor akan kenaikan inflasi serta semakin runyamnya sektor keuangan di Wall Street. Data penjualan rumah baru bulan Juli di AS menurun tajam sebesar 965,000 unit dari rata-rata tahunannya, terendah selama 17 tahun disertai kenaikan indek harga produsen (PPI) sebesar 1,2 %. Hal ini semakin meyakinkan pelaku pasar bahwa kondisi ekonomi AS masih jauh dari membaik. Indek Dow Jones jatuh 130 points.
Sebagaimana diperkirakan sebelumnya, bahwa sector keuangan akan jatuh akibat kinerja buruk dari saham Lehman Brothers Holding Inc. dimana baik JP. Morgan amupun Goldman Sachs telah memperkirakan bahwa Lehman Brothers Hld.Inc. pada kuartal ketiga ini akan mengalami kerugian. Dengan jatuhnya sektor keuangan ini, dimana membuat investasi menurun terlebih di sektor property telah membuat konsumen dan para pelaku bisnis semakin terpuruk sehingga perekonomian AS semakin memburuk.
Jatuhnya Dolar AS sebagai akibat buruknya data ekonomi dan runtuhnya sektor keuangan AS membuat harga minyak kembali melonjak, dan diikuti kenaikan harga komoditi termasuk emas. Harga minyak menguat hingga $ 114.53 per barel.
Indek Dow Jones jatuh 130.84, atau 1.14 percent, ke level 11,348.55. Pada perdagangan sebelumnya sudah terkoreksi 180 point. Jatuhnya indek ini adalah yang terburuk sejak akhir Juni kemarin. Indek Standard & Poor's 500 jatuh 11.90, atau 0.93 percent, ke level1,266.70, dan indek Nasdaq jatuh 32.62, atau 1.35 percent, ke level 2,384.36.

Tuesday, 19 August 2008

Bursa HK dibuka melemah

Saham-saham Hong Kong dibuka melemah tajam setelah Wall Street tergelincir semalam karena kekhawatiran baru disektor keuangan dan berlanjutnya pelemahan di bursa saham China, yang melemah 5,34% kemarin. Perusahaan penyalur kredit perumahan Fannie Mae dan Freddie Mac tergelincir ke level terendahnya dihampir 20 tahun terakhir karena kehawatiran pemerintah AS perlu menjamin kedua institusi itu, sementara Lehman Brothers diyakini akan melaporkan hasil pendapatan dikwartal ketiga yang lebih lemah dari perkiraan.Dealer cenderung melakukan penjualan diseluruh sektor. Indeks Hang Seng dibuka melemah 254,92 poin atau 1,22% pada 20.675,75.

Penurunan Bursa Asia

Bursa Asia hari ini melemah tajam dengan penurunan yang terjadi di Wall Street karena kembalinya kekhawatiran pada krisis kredit yang memukul sentimen pasar tetapi turunnya harga crude oil mungkin akan mendukung saham-saham transportasi dan retail. Wall Street melemah dipimpin dengan turunnya Fannie Mae dan Freddie Mac yang sebagai penyedia mortgage US terbesar. Saham-saham financial besar lainnya yang turun seperti Citi Group, Bank of America, American Express dan JPMorgan Chase. Hal ini juga berpengaruh pada beberapa saham financial di Asia yang berkaitan dengan mortgage US. Investor akan menunggu data Housing Start bulan Juli yang akan dikeluarkan dalam minggu ini. Rebound-nya pasar perumahan sangat diperlukan untuk mengembalikan sentimen pada financial US. Sementara Light sweet crude pada perdagangan semalam turun 90 cents ke level $112.87 per barrel di New York Mercantile Exchange (NYMEX), setelah sebelumnya naik ke level $115.35.

Korelasi 19 Agustus 2008

Target Korelasi : DOWN 20464
Open : 20639
Saran Transaksi : ambil SELL kisaran 5-10 menit setelah open.

Monday, 18 August 2008

Korelasi 18 Agustus 2008

Target Korelasi : DOWN 20867
Open : 21139
Saran Transaksi : ambil BUY di kisaran angka korelasi.

Dow Jones Menguat 43 Poin & Minyak $113

Perdagangan minggu ini di Bursa Wall Street AS sangat fluktuatif dimana akhirnya ditutup beragam menyusul kekhawatiran investor atas krisisi kredit, jatuhnya harga minyak sendiri tidak menjadi sentiment positif yang kuat bagi pasar.
Para investor pada awal perdagangan sangat antusias dengan jatuhnya harga minyak yang sempat menembus ke harga $111, 34 sebelum akhirnya ditutup di harga $113.77 atau jatuh $ 1,23 per barel di bursa NYMEX.
Jatuhnya harga minyak terjadi akibat melemahnya perekonomian AS akan membawa trend global pada peurunan konsumsi. Sementara kenaikan Dolar AS menjadi factor lain yang menurunkan harga minyak saat ini beserta harga-harga komoditi lainnya. Harga emas sendiri saat ini berad dibawah $ 800 per ounce setelah awal tahun diperdagangankan diatas $ 1000 per ounce.
Jatuhnya harga minyak membuat investor kembali masuk pasar dan melunakkan kekhawatiran atas krisis kredit perumahan yang selama ini menjadi sentiment negative pasar. Namun data dari University of Michigan yang memaparkan indek sentiment konsumen untuk awal bulan Agustus dibanding bulan Juli lebih sedikit dari perkiraan pasar menjadi sentiment negative perdagangan tadi malam. Laporan yang mengecewakan pasar ini membuat pasar juga merespon negative sehingga ditutup beragam.
Indek Dow jones menguat 43.97 poin atau naik 0.38 percent, ke level 11,659.90. Indek Standard & Poor's 500 naik 5.27, atau 0.41 percent, ke level 1,298.20, Indek Nasdaq jatuh 1.15, atau 0.05 percent, ke level 2,452.52.

Friday, 15 August 2008

Korelasi 15 Agustus 2008

Target Korelasi : UP 21388
Open : 21419
Saran transaksi : Langsung ambil Sell.

Wall Street menguat akibat aksi beli dengan jatuhnya harga minyak

Wall Street rebound pada perdagangan hari ini setelah minyak terkoreksi ke $ 115 atau turun 99 sen, sehingga banyak aksi beli dilakukan investor termasuk pada sektor keuangan setelah sebelumnya sempat terkoreksi pada dua sesi perdagangan. Indek Dow Jones menguat 82.97 points atau 0.72 percent di level 11,615.93, setelah sempat menguat 180 points. Indek Nasdaq naik 25.05 points atau 1.03 percent ke level 2,453.67. Indek Standard & Poor's 500 naik 7.10 points, atau 0.55 percent, ke level 1,292.93.
Jatuhnya harga minyak memberikan kepercayaan investor, bahwa hal ini akan mengembalikan daya beli konsumen yang menurun drastis dengan melonjaknya harga minyak selama beberapa waktu ini.
Awal perdagangan, saham-saham sempat terkoreksi akibat data ekonomi dari Departemen Tenaga Kerja yang menyatakan ada lonjakan CPI sebesar 0.8 persen, lebih rendah dari bulan Juni namun dua kali lipat dari perkiraan pasar. Akibatnya pasar merespon negative mengingat inflasi mencapai titik tertinggi selama 17 tahun ini. Kenaikan inflasi terbanyak pada sektor pangan dan energi.
Pasar perlahan menguat setelah investor melihat segi positif atas saham–saham yang sudah terkoreksi cukup jauh sebelumnya. Meski inflasi tinggi, namun jatuhnnya harga minyak memberikan harapan investor bahwa dimasa depan perekonomian akan membaik.

Industri dan Commercial Bank of China (Asia) Ltd mengatakan netto keuntungan di atas 27 pct sewaktu penghasilan bunga naik

Industri dan Commercial Bank of China (Asia) Ltd mengatakan babak pertamanya sampai Juni netto keuntungan naik 27 pct tahun-di-tahun ke 915,96 mln hkd sewaktu penghasilan bunga naik di belakang pertumbuhan pinjaman. Penghasilan bunga netto di atas 54 pct di 1,53 bln hkd, hak sebagian besar ke 30 pct bertambah di aset yang bekerja untuk mendapat bunga yang rata-rata dan melebarkan garis tepi bunga netto ke 1,64 pct dari 1,38 pct, kata bank. Tetapi penghasilan non-bunga keseluruhan menjatuhkan 15 pct ke 342 mln hkd karena kehilangan dari angka ke pasar re-penilaian alat derivatif dan aset keuangan dan pertanggungjawaban, bersama dengan penurunan tajam penghasilan biaya dari bisnis yang dihubungkan oleh IPO. Rasio penghasilan non-bunga sampai penghasilan menjalankan total berkurang ke 18 pct dari 29 pct. Menjalankan ongkos yang ditambah di samping 30 pct ke 648 mln hkd, tetapi berharga ke penghasilan rasio berkurang ke 34,7 pct dari 35,9 pct. Kehilangan cacat atas pinjaman.

Thursday, 14 August 2008

Korelasi 14 Agustus 2008

Target Korelasi : DOWN 21106
Open : 21084
Saran Transaksi : langsung ambil BUY.

Penukaran Hong Kong untuk memelihara dividen payout rasio di 90 pct tahun ini

Penukaran Hong Kong dan Clearing Ltd (HKEx) akan mengurusi dividennya payout rasio di 90 pct tahun ini sepanjang sewaktu tetap menguntungkan, kata Pemimpin Eksekutif Paul Chow. Payout rasio akan tetap tak diganti sekalipun pendapatan menurun di hak setengah kedua ke menyusutkan omset di pasar, Makanan mengatakan penjelasan singkat tekanan yang mengikuti pub lokal bourse operator's sementara hasil pengumuman. Omset sehari-hari yang rata-rata (ADT) pub lokal bourse selama detik perempat berada di 76 bln hkd, sedangkan ADT pada baik Juni maupun Juli adalah sekitar 64 bln hkd, kata Makanan. Dia mengharapkan ADT selama Agustus juga menjadi sekitar 64 bln hkd. Makanan juga mengatakan operator penukaran belajar feasibilty dana perdagangan kredit emisi membolehkan dan kata jadian berhubungan untuk bertukar pada masa depan lokal bertukaran, yang dijalankan oleh HKEx.

Wednesday, 13 August 2008

Korelasi 13 Agustus 2008



Korelasi : DOWN 21261

Open : 21265

Target : tunggu penurunan, kisaran 5 menit setelah open, langsung BUY.

Index Hongkong Diperkirakan Jatuh

Indek bursa Hong Kong, Hangseng pagi ini akan dibuka lebih rendah dari penutupan kemarin. Jatuhnya bursa Hongkong hari ini diperkirakan akan terjadi akibat hasil negatif bursa AS tadi malam. Sektor keuangan dan komoditi masih akan tertekan khususnya setelah harga minyak dan komoditi keras lainnya jatuh.
Indek dow Jones jatuh 139 point, sementara harga minyak jatuh ke $ 113 per barel. Sektor keuangan menekan Dow Jones sementara kenaikan nilai Dolar AS membuat harga minyak terkoreksi.
Indek Hangseng diperkirakan akan tertekan hingga 21 000 dalam waktu dekat ini.

Tuesday, 12 August 2008

Korelasi 12 Agustus 2008

Target Korelasi : UP 21921
Open : 21911
Saran transaksi : Ambil SELL di atas angka korelasi (kisaran 5 menit setelah open).

Saham AS mendaki disaat harga minyak ditutup melemah

Saham AS pada perdagangan Senin memperbaiki perolehan awalnya yang sempat mix sewaktu pembukaan disaat harga minyak mentah jatuh ditutup di atas $114 per barel.
Setelah merosot saat pembukaan perdagangan dan lalu menguat tiga digit, Dow Jones Industrial Average berakhir menguat 2,44 poin di 11.736,76, dengan kurang dari 30 menit menjelang penutupan perdagangan hari ini.
Dari 30 Saham Dow Jones, 17 mencatat keniakan, dipimpin oleh General Motors Corp. dan Home Depot Inc., keduanya naik sekitar 5%. Perusahaan telekomunikasi juga di antara yang memperoleh keuntungan, dengan Verizon Communications Inc. dan AT&T Inc. keduanya juga naik sekitar 2%.
S&P 500 Indeks mendapat 3,37 poin ke 1.299,69, dengan konsumen- discretionary dan servis telekomunikasi memimpin perolehan, awalnya naik 2,4% dan kemudian beranjak sebanyak 1,7%. Sedangkan saham keuangan keseluruhannnya cenderung menguat, Fannie Mae dan Freddie Mac terbukti menjadi pengecualian, dengan saham entitas yang disponsori oleh pemerintah masing-masing melemah lebih dari 2%. Energi dan material mendapat sambutan hangat di antara 10 kelompok industri S&P, dari energi melemah 0,8% dan material 0,3%. Nasdaq Composite Index memperoleh 16,62 poin ke 2.430,72, dengan Amazon.com Inc. dan manufaktur chip mempertahankan sektor teknologi sektor berada di wilayah hijau.
Dolar mempertahankan perolehan yang sehat minggu lalu, dengan analis mengatakan uang kertas mungkin naik lebih jauh jika harga minyak mentah bertahan di bawah $120 perbarel. Indeks Dolar yang menjadi satuan mata uang AS terhadap saingan utamanya, naik ke 76,15.

Monday, 11 August 2008

Saham Hongkong Dibuka Menguat

Saham Hong Kong dibuka menguat 0.6 persen pada hari Senin dengan refiner dan saham maskapai menguat, karena melemahnya harga minyak mentah meredakan kecemasan inflasi dan tekanan pada pendapatan korporat. Maskapai utama Hong Kong, Cathay Pasific dibuka menguat 3.9 persen dan merupakan top gainer dalam persentase untuk index utama. Hang Seng Index dibuka menguat 135.33 poin di 22020.54. China Enterprises Index dibuka menguat 0.6 persen.

Korelasi 11 Agustus 2008

Target Korelasi : UP di 22o7o
Open : 21962
Saran transaksi : sesaat setelah open, opsi yang dipakai BUY dengan target 100 poin.

Friday, 8 August 2008

Saham-saham Tokyo Diperkirakan Melemah

Saham-saham dilantai bursa Tokyo pagi ini diperkirakan akan dibuka melemah akibat jatuhnya bursa Wall Street setelah data klaim pengangguran AS meningkat ke tingkat paling tinggi dalam enam tahun ini. Jatuhnya Wall Street juga akibat turunnya ritel, dimana Wal-Mart Stores Inc dan beberapa peritel lainnya melaporkan penurunan tingkat penjualan mereka sebagai akibat kondisi ekonomi AS yang melempem.
Pengangguran AS meningkat 7,000 menjadi 455,000 dari minggu lalu. Tertinggi sejak Maret 2002. Perkiraan Wall Street hanya 430,000.
Jatuhnya harga minyak membawa berkah bagi kenaikan saham, meksi demikian tidak bisa diperkirakan sampai kapan jatuhnya harga minyak ini akan membuat tren tersebut bisa bertahan lama.
Harga Minyak naik $1.44 ke harga $120.02 di bursa NYMEX. Indek Dow Jones jatuh 224.64 points atau 1.93 percent ke level 11,431.43, Indek Nasdaq jatuh 22.64 points atau 0.95 percent ke level 2,355.73. Nikkei Chicago ditutup 13,070 points, lebih rendah 120 poin dari penutupan Nikkei Osaka di 13,190 poin.

Korelasi 8 Agustus 2008

Korelasi : DOWN 21870
Open : 21937
Saran transaksi : idealnya BUY dibawah angka korelasi. Apabila tidak mencapai angka korelasi, tunggu 5 menit setelah open, ambil BUY.

Bursa AS terkoreksi

Bursa AS terkoreksi setelah sektor keuangan turun dan sentimen negatif yang berasal dari kenaikan harga minyak kembali. Naiknya angka pengangguran AS, tertiggi sejak enam tahun terakhir, sementara American International Group Inc. melaporkan pendapatan mereka mengalami kerugian. Pihak ritel Wal-Mart Stores Inc.'s penjualannya juga dilaporkan mengalami penurunan. Indek Dow Jones jatuh 224.64 points atau 1.93 percent ke level 11,431.43, Indek Nasdaq jatuh 22.64 points atau 0.95 percent ke level 2,355.73. Nikkei Chicago ditutup 13,070 points, lebih rendah 120 poin dari penutupan Nikkei Osaka di 13,190 poin.
Sektor keuangan, saham-saham yang jatuh adalah Beyond AIG, Fannie Mae dan Freddie Mac Sektor telekomunikasi dan jasa menahan jatuhnya indek,dimana justru mereka yang naik.
Minyak untuk konrak September tutup di $120.02 per barrel pada perdagangan di NYMEX. Naik $1.44, atau 1.2%, selama satu hari tersebut. Serangan milisi Turki Kurdistan ke jalur pipa membuat pasar bergejolak dan naik.

Thursday, 7 August 2008

Korelasi 7 Agustus 2008


Target Korelasi : UP di 22350
Open : 22404
Saran transaksi : Sesaat setelah open, opsi yang dipakai SELL dengan target 100 poin. tapi tetap hati-hati karena mengantisipasi dampak bencana badai di Hongkong kemarin.

Bursa AS naik

Bursa Nasdaq naik terbanyak (1,2%) dengan jatuhnya harga minyak dan laporan keuangan yang memuaskan dari Cisco dan rencana buyback saham Microsoft. Sementara Indek Dow Jones dan S & P 500 juga menguat sekitar 0,3%, setelah jatuhnya harga minyak disambut gembira investor.
Pada awal perdagangan, bursa saham sempat tertekan dengan jatuhnya saham Freddie Mac akibat laporan keuangan kuartalnya yang masih merugi, namun setelah data cadangan minyak AS diumumkan pada tengah sesi perdagangan dimana ada kenaikan cadangan minyak –telah membuat harga minyak terkoreksi dan harga saham perlahan-lahan naik hingga penutupan perdagangan.
Situasi saat ini sangat nyaman bagi investor dimana diperkirakan harga minyak masih akan terkoreksi dan kondisi ekonomi domestik AS mulai menggeliat, meski jatuhnya harga komoditi yang begitu cepat juga mencemaskan beberapa pihak.
Pada perdagangan sebelumnya, indek Dow Jones telah menguat lebih dari 300 point, namun demikian bukan berarti bahwa saat ini sudah merupakan titik rendah bagi Dow Jones untuk memulai tren naik baru. Dikemudian hari,kemungkinan untuk naik masih ada meski tidak sebesar kemarin, namun mengingat kondisi makroekonomi dan fundamental AS maka sewaktu-waktu pasar bisa tertekan kembali.
Secara teknikal, saat ini Dow Jones masih dalam tren menurun, puncak harga Dow Jones adalah bulan Oktober tahun lalu dan saat ini telah terkoreksi lebih dari 20%.
Indikator ekonomi yang ditunggu saat ini adalah klaim pengangguran dan penjualan rumah bulan Juni yang tertunda.

Wednesday, 6 August 2008

Index Hangseng Sesi I Tutup Karena Badai Tropis

Index Hong Kong (Hangseng) tutup selama pagi sidang karena tropis badai siklon (09:08) bursa-saham Hong Kong tidak akan terbuka untuk morning Sidang sebagai peringatan badai siklon tropis tanda No.8 berlaku di kota. Di bawah peraturan bursa efek, langganan akan mulai lagi sore hari jika tanda sudah diturunkan statusnya di samping 12 noon waktu setempat.

Minyak $ 119.17

Keputusan The Fed untuk tetap mempertahankan suku bunga sebesar 2 % memberikan tekanan terhadap pasar minyak, banyak investor yang melepas posisi mereka. Aksi jual ini semakin diperkuat dengan kekhawatiran bahwa permintaan minyak secara global mengalami penurunan. Minyak di Bursa NYMEX ditutup melemah $2.24 di harga $119.17. Ini merupakan penutupan terendah dalam tiga bulan terakhir.

Tuesday, 5 August 2008

Korelasi HSI Selasa, 5 Agustus 2008

Korelasi : UP 22512
Open : 22160
Target : bila chart 5 menit pertama terjadi penurunan, tunggu dulu 10 menit kedepan baru ambil posisi BUY.

Bursa HK masih melemah

Bursa Hong Kong pagi ini diperkirakan akan melemah akibat tertekannya sektor keuangan dan komoditi. Terkoreksinya harga minyak serta laporan keuangan HSBC yang tidak memuaskan menjadi sebab kedua sektor tersebut akan tertekan.

Monday, 4 August 2008

Korelasi HSI Senin, 4 Agustus 2008

Korelasi : DOWN 22491
Open : 22573
Target : tunggu kenaikan setelah open (kisaran 5 menit setelah open), kemudian ambil SELL.

Saham-saham HK melemah

Saham-saham Hong Kong diperkirakan melemah hari ini setelah data sektor ketenagakerjaan AS yang buruk Jumat lalu, semakin mempertajam kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan ekonomi AS. Menambah kekhawatiran pasar, minyak ditutup diatas $125 per barrel Jumat lalu sementara diperdagangan Asia minyak menguat $126 per barrel hari ini karena kekhawatiran terhadap aktifitas nuklir Iran. HSBC Holdings dan Hang Seng Bank diperkirakan akan merilis performa keuangan semester pertamanya hari ini.Saham-saham yang akan menjadi fokus hari ini, Shandong Chenming Paper Holdings, Guangzhou Automotive Industry Corp.