Bursa Nasdaq naik terbanyak (1,2%) dengan jatuhnya harga minyak dan laporan keuangan yang memuaskan dari Cisco dan rencana buyback saham Microsoft. Sementara Indek Dow Jones dan S & P 500 juga menguat sekitar 0,3%, setelah jatuhnya harga minyak disambut gembira investor.
Pada awal perdagangan, bursa saham sempat tertekan dengan jatuhnya saham Freddie Mac akibat laporan keuangan kuartalnya yang masih merugi, namun setelah data cadangan minyak AS diumumkan pada tengah sesi perdagangan dimana ada kenaikan cadangan minyak –telah membuat harga minyak terkoreksi dan harga saham perlahan-lahan naik hingga penutupan perdagangan.
Situasi saat ini sangat nyaman bagi investor dimana diperkirakan harga minyak masih akan terkoreksi dan kondisi ekonomi domestik AS mulai menggeliat, meski jatuhnya harga komoditi yang begitu cepat juga mencemaskan beberapa pihak.
Pada perdagangan sebelumnya, indek Dow Jones telah menguat lebih dari 300 point, namun demikian bukan berarti bahwa saat ini sudah merupakan titik rendah bagi Dow Jones untuk memulai tren naik baru. Dikemudian hari,kemungkinan untuk naik masih ada meski tidak sebesar kemarin, namun mengingat kondisi makroekonomi dan fundamental AS maka sewaktu-waktu pasar bisa tertekan kembali.
Secara teknikal, saat ini Dow Jones masih dalam tren menurun, puncak harga Dow Jones adalah bulan Oktober tahun lalu dan saat ini telah terkoreksi lebih dari 20%.
Indikator ekonomi yang ditunggu saat ini adalah klaim pengangguran dan penjualan rumah bulan Juni yang tertunda.
No comments:
Post a Comment