Saham-saham dilantai bursa Tokyo pagi ini diperkirakan akan dibuka melemah akibat jatuhnya bursa Wall Street setelah data klaim pengangguran AS meningkat ke tingkat paling tinggi dalam enam tahun ini. Jatuhnya Wall Street juga akibat turunnya ritel, dimana Wal-Mart Stores Inc dan beberapa peritel lainnya melaporkan penurunan tingkat penjualan mereka sebagai akibat kondisi ekonomi AS yang melempem.
Pengangguran AS meningkat 7,000 menjadi 455,000 dari minggu lalu. Tertinggi sejak Maret 2002. Perkiraan Wall Street hanya 430,000.
Jatuhnya harga minyak membawa berkah bagi kenaikan saham, meksi demikian tidak bisa diperkirakan sampai kapan jatuhnya harga minyak ini akan membuat tren tersebut bisa bertahan lama.
Harga Minyak naik $1.44 ke harga $120.02 di bursa NYMEX. Indek Dow Jones jatuh 224.64 points atau 1.93 percent ke level 11,431.43, Indek Nasdaq jatuh 22.64 points atau 0.95 percent ke level 2,355.73. Nikkei Chicago ditutup 13,070 points, lebih rendah 120 poin dari penutupan Nikkei Osaka di 13,190 poin.
No comments:
Post a Comment