Tuesday, 12 August 2008

Saham AS mendaki disaat harga minyak ditutup melemah

Saham AS pada perdagangan Senin memperbaiki perolehan awalnya yang sempat mix sewaktu pembukaan disaat harga minyak mentah jatuh ditutup di atas $114 per barel.
Setelah merosot saat pembukaan perdagangan dan lalu menguat tiga digit, Dow Jones Industrial Average berakhir menguat 2,44 poin di 11.736,76, dengan kurang dari 30 menit menjelang penutupan perdagangan hari ini.
Dari 30 Saham Dow Jones, 17 mencatat keniakan, dipimpin oleh General Motors Corp. dan Home Depot Inc., keduanya naik sekitar 5%. Perusahaan telekomunikasi juga di antara yang memperoleh keuntungan, dengan Verizon Communications Inc. dan AT&T Inc. keduanya juga naik sekitar 2%.
S&P 500 Indeks mendapat 3,37 poin ke 1.299,69, dengan konsumen- discretionary dan servis telekomunikasi memimpin perolehan, awalnya naik 2,4% dan kemudian beranjak sebanyak 1,7%. Sedangkan saham keuangan keseluruhannnya cenderung menguat, Fannie Mae dan Freddie Mac terbukti menjadi pengecualian, dengan saham entitas yang disponsori oleh pemerintah masing-masing melemah lebih dari 2%. Energi dan material mendapat sambutan hangat di antara 10 kelompok industri S&P, dari energi melemah 0,8% dan material 0,3%. Nasdaq Composite Index memperoleh 16,62 poin ke 2.430,72, dengan Amazon.com Inc. dan manufaktur chip mempertahankan sektor teknologi sektor berada di wilayah hijau.
Dolar mempertahankan perolehan yang sehat minggu lalu, dengan analis mengatakan uang kertas mungkin naik lebih jauh jika harga minyak mentah bertahan di bawah $120 perbarel. Indeks Dolar yang menjadi satuan mata uang AS terhadap saingan utamanya, naik ke 76,15.

No comments: