Hangseng Zone
Jatuhnya Bursa Wall Street tadi malam, kemungkinan akan diikuti oleh bursa Hongkong pada perdagangan pagi ini. Banyak investor diperkirakan akan melakukan posisi mengunci, untuk menghindari kerugian akibat jatuhnya bursa. Meski demikian, pasar saham di Cina akan memberikan sentiment positif mengingat selama ini jarang sekali pengaruh bursa AS ke bursa Cina.
Pasar akan dibuka lebih rendah dari penutupan kemarin, namun jika bursa Shanghai melanjutkan kenaikannya, maka pasar akan berbalik arah, keuntungan yang diperoleh kemarin.
Pada perdagangan sebelumnya, indek Hang Seng naik 489.24 points sekitar 2.3 percent. Semnetara indek Shanghai naik 4.6 percent, didukung sector perbankan dan property. Meski pasar luar negeri melemah,namun jatuhnya Hang Seng akan terbatasi dengan performa Shanghai.
Indek Dow Jones jatuh 0.50 percent setelah Gubernur Bank sentral San Francisco, Janet Yellen menyatakan bahwa pasar uang masih memerlukan waktu lebih lama untuk pulih kembali.
Sementara itu, sebelumnya Lehman Brothers telah mengisyaratkan bahwa lembaga kreditor seperti Fannie Mae dan Freddie Mac kemungkinan akan memerlukan tambahan modal untuk menutup kerugian mereka akibat krisis kredit beberapa waktu lalu.
Kekahwatiran sector keuangan akan memburuk membuat pergerakan bursa Wall Street yang awalnya positif menjadi negative, menguatnya bursa pada awal perdagangan adalah akibat terkoreksinya minyak hingga $ 5 per barel. Minyak jenis Light ditutup $141.37.
Saham-saham yang perlu diperhatikan adalah China Cosco Holdings dan China Oilfield Services Ltd.
No comments:
Post a Comment