Monday, 21 July 2008

Minyak mentah kembali naik

Minyak mentah kembali naik dari level terendahnya dalam enam minggu terakir di New York setelah badai bergerak menunju Mexico dan ketegangan dengan Iran cenderung memanas setelah produsen minyak terbesar keempat dunia itu menolak permintaan agar menghentikan riset nuklirnya. Para peramal cuaca AS mengatakan ada kemungkinan 29% badai akan membentuk angin topan setelah memasuki teluk Mexico, dimana lebih dari seperempat produksi minyak AS dihasilkan disana. Sementara Iran terancam akan diisolasi jika tidak merespon permintaan PBB agar mau menerima bantuan ekonomi sebagai ganti dihentikannya program pengayaan uraniumnya dalam dua minggu.Pusat angin topan nasional menunjukkan badai tropis Dolly melewati teluk Mexico melalui bagian selatan Texas. Diperkirakan hal ini akan mengakibatkan terjadinya penundaan dalam proses pemuatan dan pengiriman minyak mentah dari Mexico ke AS.Minyak mentah untuk pengiriman di Agustus naik sampai $1,25 atau 1% menjadi $130,13 per barrel di NYME. Sementara di Asia diperdagangkan pada level $129,66. Brent crude untuk kontrak di September naik sampai 88 sen atau 0,7% menjadi $131,07 per barrel. Meningkatnya permintaan dari luar Eropa dan AS dan ancaman gangguan Suplai akibat badai Topan akan membuat harga minyak terus berada diatas $100.

No comments: