Wednesday, 2 July 2008

Saatnya Asia Bangkit

Hangseng Zone

Kali ini Wall Street berhasil menguat tipis setelah pada awal perdagangan mengalami koreksi yang tajam, meninggalkan ketakutan investor dengan harga energi yang terus bertengger di level $ 141/barrel.

Sektor otomotif membantu investor untuk melakukan beli terhadap saham-saham di Wall Street setelah GM memberi laporan penjualan yang jauh lebih baik dari perkiraan.

Sektor keuangan akhirnya diharuskan dalam posisi beli oleh beberapa broker setelah dinyatakan undervalued sehingga cukup relevan untuk buy back untuk sektor ini.

Sektor industri dan tehnologi cukup terbantu oleh data aktivitas pabrikan AS yang diwakili oleh data ISM manufacturing yang untuk pertama kalinya mencatat level ekspansif.

Namun sektor properti mengalami tekanan setelah data belanja konstruksi masih melemah.

Bagaimana dengan bursa-bursa Asia?

Kemungkinan besar bursa-bursa di Asia (Nikkei, Hangseng dan Kospi) pada perdagangan kali akan dibuka diatas mengikuti perkembangan positif dari Wall Street tadi pagi.

Perhatian utama terletak pada sektor keuangan yang dianjurkan untuk dilakukan posisi beli oleh beberapa broker di AS kemungkinan besar akan berimbas positif di Asia.

Sektor otomotif Asia kemungkinan besar akan menguat tajam khususnya otomotif di Jepang dan Korea Selatan, dimana raksasa-raksasa otomotif dari 2 negara tersebut terkenal dengan produk yang hemat konsumsi bahan bakar sehingga diperkirakan penjualan dari sektor ini masih cukup menjanjikan meskipun harga energi terus melonjak.

Sektor tehnologi kemungkinan membaik setelah kenaikan target harga saham dari beberapa perusahaan di AS yang bisa memberi dorongan atau rangsangan beli bagi investor sektor ini.

Kenaikan harga energi masih bisa membatasi pergerakan positif dari bursa-bursa utama Asia, dimana ketegangan Timur Tengah sewaktu-waktu masih dapat mengangkat harga energi ini sehingga beberapa sektor yang sensitif akan mengalami aksi ambil untung pada akhir-akhir sesi.

No comments: