Tuesday, 1 July 2008

Minyak menguat, fokus ke Iran-Israel

Hangseng Zone
Minyak naik pada Selasa setelah tergelincir dari rekor diatas $143 sehari lalu, karena ketegangan seputar program nuklir Iran kembali menjadi fokus dan menutupi kekhawatiran seputar turunya permintaan U.S. Minyak mentah U.S naik 39 sen di $140.39 per barel pada 0201 GMT, sementara minyak mentah London Brent naik 76 sen ke $140.59. Ketakutan gangguan suplai minyak di Timur Tengah kerena ketegangan Iran-Israel seputar program nuklir Teheran membantu mendorong minyak ke $143.67 pada Senin lalu. "Pasar khawatir pada ketegangan yang melibatkan Iran dan hal tersebut masih menjadi faktor pendukung harga minyak" kata David Moore, analis komoditas Commonwealth Bank of Australia di Sydney. Berlanjutnya masalah Timur Tengah diatasai oleh kecemasan penurunan permintaan minyak U.S karena dampak tingginya biaya bahan bakar. U.S Energy Information Administration merevisi turun permintaan minyak U.S April sebanyak 863000 barel per hari ke 19.77 juta barel per hari, 3.9 persen dibawah level tahun lalu.

No comments: